Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kakorlantas Ungkap Lonjakan Kendaraan Arus Mudik Lebaran 4,62 Persen

Kakorlantas Ungkap Lonjakan Kendaraan Arus Mudik Lebaran 4,62 Persen
Kakorlantas Polri, Irjen (Pol) Agus Suryonugroho. (Dokumentasi Polri)

Semarang, IDN Times - Volume kendaraan pribadi yang melintasi ruas jalan tol selama arus mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan. Bahkan, ketika puncak arus mudik terjadi beberapa waktu lalu, lonjakan volume kendaraan diklaim mencapai 4,62 persen. 

"Allhamdulilah memang cukup padat. Kita semua bisa kelola arus mudik. Dan puncak arus mudik yang fenomenal. Tertinggi sepanjang sejarah adalah 270.315. Bila dibanding 2025 ada peningkatan 4,62 persen tahun lalu 258.512," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, saat menutup operasi ketupat candi di Simpang Lima Semarang, Rabu (25/3/2026). 

Lebih jelas lagi, ia berkata Polri telah memprediksi kalau volume kendaraan yang melintas seluruh gate tol Trans Jawa, Trans Sumatera dan Tol Jabar sebanyak 3,5 juta ketika arus mudik. Kemudian volume kendaraan saat arus balik diproyeksikan 3,4 juta. 

Diakuinya bahwa semua personelnya sudah disiagakan di lapangan untuk menanggulangi lonjakan arus balik dan arus mudik Lebaran. 

Caranya, katanya dengan mengoptimalkan operasi ketupat di jalan arteri. Termasuk juga di kota-kota besar seperti Bandung Malang lainnya yang masih terjadi peningkatan arus kendaraan. 

"Namun demikian dengan stratefi rekayasa lalin dengan one way lokal sepenggal yang dapat memecah arus. Sehingga jalur bisa dilewati. Dan untuk arus balik juga sudah kita lewati. Sama berkaitan dengan arus balik ada sebanyal 260.308, ada peningkatan 14,6 persen. Korlatas Polri bisa kelola dengan baik," urainya. 

Ia mengklaim negara sudah bisa hadir di tengah masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik untuk keperluan merayakan Lebaran. Lebaran merupakan momen saling berbatasan rindu kepada sanak keluarga besar. 

"Dan pada tanggal 29 akan ada puncak kedua arus balik. Negara memastikan hadir hiruk-pikuk arus mudik dan arus balik jadi sebuah momentum kerinduan kepada keluarga," jelasnya. 

Menurut Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Pratama Adyasastra, penerapan one way dilakukan oleh kepolisian setelah melihat kejadian kecelakaan di ruas Tol Pejagan. Setelahnya pihaknya memperketat penjagaan dengan menggelar 211 pos pengamanan. Mulai dari jalur arteri, jalur alternatif dan ruas tol. 

"Nah, semua sudah disiapkan untuk antisipasi arus mudik baik one way kepadatan dan lonjakan. Kita juga siapkan beberapa fasilitas untuk pemudik. Ada one way servis, ada bengkel tempat istirahat. Untuk antisipasi jika terjadi kendala kendala," pungkasnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

178 Perusahaan di Jateng Ketahuan Telat Bayar THR, Ada RS dan Notaris

26 Mar 2026, 16:20 WIBNews