Laporan Kontributor Widyo Atmojo
Jepara, IDN Times - Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Imam Zusdi Ghozali dipastikan meninggal dunia terpapar virus Corona (COVID-19). Hal tersebut dibenarkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi.

Laporan Kontributor Widyo Atmojo
Jepara, IDN Times - Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Imam Zusdi Ghozali dipastikan meninggal dunia terpapar virus Corona (COVID-19). Hal tersebut dibenarkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi.
Imam positif terkonfirmasi virus corona dari hasil pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR).
"Betul terkonfirmasi COVID-19, namun beliau juga terdapat penyakit penyerta," kata Andi, Sabtu (01/08/2020).
Andi menjelaskan, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta sejak Kamis (30/7/2020). Namun, pada Sabtu (1/8/2020) pukul 08.20 WIB dikabarkan telah meninggal dunia.
"Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum Husnul Khatimah," imbuhnya.
Terpisah, Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Jepara, Sutrisno Santoso, menyatakan, sebelum tutup usia, Imam Zusdi mengikuti kunjungan kerja DPRD Kabupaten Jepara ke Gresik, Jawa Timur, pada 26 Juli 2020.
Sutrisno menyebut sepulang dari Gresik, yang bersangkutan sakit hingga harus dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, Demak. Namun dalam perkembangannya, Imam Zusdi justru dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Terpisah, juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Jepara, M Fahrudin mengatakan apabila memiliki penyakit penyerta.
“Iya benar (terkonfirmasi COVID-19). Data almarhum memiliki penyakit penyerta di rekam medis rumah sakit (RSPAD Jakarta),” tambah Fahrudin.
Untuk diketahui, Imam Zusdi Ghozali adalah Wakil Ketua DPC PPP periode 2014-2019, yang menapaki karir sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara.
Kiprah politiknya menempatkan ia terpilih kembali sebagai wakil rakyat periode 2019 - 2024, hingga akhirnya dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Jepara.
Usai meninggalnya Imam, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Nuruddin Amin telah mengusulkan diadakan swab test bagi seluruh anggota dewan. Ia tak mengusulkan rapid test lantaran hasilnya kerap tak akurat dan tidak menunjukkan akurasi soal keterpaapran COVID-19.
Sementara soal siapa yang bakal menjadi pengganti Imam untuk duduk di kursi Ketua DPRD Jepara, Nuruddin menyatakan hal itu akan diserahkan kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai partai pemenang.
"Sudah dikirim juga surat ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara minta untuk teman-teman (anggota dewan) dilakukan swab test," jelasnya dikutip dalam siaran langsung Radio Elshinta, Sabtu (1/8/2020).
Berdasarkan penelusuran IDN Times, diketahui almarhum Imam sempat posting soal perayaan hari raya Idul Adha. Dalam unggahan, ia menuliskan pesan untuk diberikan keikhlasan menghadapi cobaan saat pandemik COVID-19.
"Selamat Idul Adha 1441 H, Semoga di hari yang suci ini membuat hati kita semakin ikhlas menerima semua cobaan di masa-masa pandemi seperti saat ini," tulisnya.