Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenali 4 Tanda Fisik Teman Berbohong Pas Ditagih Utang, Jangan Mau Ketipu!

Kenali 4 Tanda Fisik Teman Berbohong Pas Ditagih Utang, Jangan Mau Ketipu!
ilustrasi zodiak gak pintar bohong (pexels.com/sam lion)
Intinya Sih
  • Menagih utang secara tatap muka sering kali memicu respons stres pada pihak peminjam, terutama jika mereka sama sekali tidak berniat untuk melunasinya.

  • Tubuh manusia secara refleks akan menunjukkan tanda-tanda kecemasan akibat adanya konflik batin antara mengatakan yang sebenarnya dan mengarang cerita palsu.

  • Dengan memperhatikan bahasa tubuh yang spesifik—seperti arah ujung sepatu hingga perubahan ritme bicara—kamu bisa dengan mudah mendeteksi kebohongan tanpa perlu berdebat panjang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Urusan pinjam-meminjam uang dengan teman atau kerabat memang selalu menjadi serba salah. Niat hati di awal murni ingin membantu, tapi giliran ditagih, eh malah kita yang harus ngemis-ngemis. Pasti rasanya geregetan banget kan?

Lebih parahnya lagi, saat ditagih secara langsung, mereka sering kali mengeluarkan seribu satu jurus alasan. Mulai dari "gaji belum turun", "ATM keblokir", sampai bawa-bawa alasan musibah keluarga. Daripada kamu baper atau langsung percaya begitu saja, kamu harus tahu bahwa ketika seseorang berbohong, tubuh mereka tidak bisa ikut berdusta. Yuk, bongkar empat gestur fisik khas orang yang sedang ngeles pas ditagih utang!

1. Main Mata yang Gak Natural (Menghindar atau Malah Melotot)

ilustrasi berbohong (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi berbohong (pexels.com/cottonbro studio)

Mata adalah indikator emosi yang paling jujur. Saat seseorang berbohong, mereka umumnya merasa bersalah atau diam-diam takut kebohongannya akan terbongkar olehmu.

Coba perhatikan arah pandangannya. Jika mereka sering melirik ke kiri bawah atau kanan bawah, itu adalah pertanda otak mereka sedang memproses kebohongan secara internal untuk merangkai alasan.

Sebaliknya, jangan mudah luluh kalau mereka tiba-tiba menatapmu dengan sangat percaya diri. Pembohong yang sudah lihai akan sengaja memelototi atau menatap matamu terlalu lama tanpa berkedip. Mereka melakukan ini untuk memanipulasi dan meyakinkanmu bahwa mereka "jujur", padahal gestur ini justru terasa sangat kaku dan dipaksakan.

2. Tangan Sibuk Sendiri Menyentuh Area Wajah

ilustrasi berbohong (pexels.com/Alex Green )
ilustrasi berbohong (pexels.com/Alex Green )

Secara psikologis, tekanan saat ditagih utang akan mengaktifkan sistem saraf otonom. Hal ini memicu peningkatan aliran darah, khususnya ke area wajah, yang sering kali menimbulkan sensasi gatal atau tidak nyaman secara tiba-tiba tanpa disadari.

Jika tangan temanmu tiba-tiba sibuk menutup atau menyentuh mulut, itu adalah refleks bawah sadar tubuh yang berusaha "menahan" atau menyembunyikan kata-kata bohong yang sedang diucapkan.

Begitu pula jika mereka berulang kali menggaruk hidung atau mengusap tengkuk leher. Gerakan repetitif ini adalah pelampiasan dari tingkat stres yang tinggi karena mereka sedang dihadapkan pada situasi penagihan yang tidak menyenangkan.

3. Kaki Bersiap Kabur dan Tubuh Bikin Jarak (Blocking)

ilustrasi zodiak pria mengetahui kebohongan (pexels.com/Pavel Danilyuk)
ilustrasi zodiak pria mengetahui kebohongan (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Saat seseorang berbohong, pikiran mereka akan terlalu sibuk menyusun skenario cerita di kepala, sehingga mereka lupa mengendalikan bahasa tubuh bagian bawah (kaki). Inilah titik buta yang bisa kamu manfaatkan.

Perhatikan arah ujung sepatunya. Jika saat ditagih ujung sepatu mereka condong mengarah ke pintu, tangga, atau jalan keluar, itu menandakan insting alamiah untuk kabur (flight response) dari situasi obrolan yang mencekik tersebut.

Selain itu, waspadai juga gestur menyilangkan tangan di depan dada. Ini adalah bentuk blocking atau pertahanan diri secara fisik untuk menciptakan jarak pembatas yang tegas antara diri mereka dengan kamu yang sedang menagih.

4. Mendadak Gagap dan Ritme Bicara Berantakan

ilustrasi orang berbohong (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi orang berbohong (pexels.com/Ron Lach)

Mengarang cerita fiktif secara instan jelas membutuhkan kerja otak yang jauh lebih keras dibandingkan sekadar mengingat fakta. Beban kognitif ini akan secara langsung merusak ritme bicara mereka yang biasanya normal.

Kamu mungkin akan mendapati mereka berbicara terlalu cepat atau menceritakan kronologi kesulitan keuangannya secara terburu-buru agar percakapan bisa segera diakhiri.

Sebaliknya, ada juga tipe yang mendadak gagap dan banyak menggunakan filler words seperti "hmmm", "anu", atau "apa namanya". Kosakata ini sengaja dikeluarkan sebagai trik untuk mengulur waktu, memberikan jeda bagi otak mereka untuk mencari alasan logis berikutnya agar kamu percaya.

Menghadapi teman yang hobi berutang dan enggan membayar memang menguras emosi. Namun, dengan kemampuan membaca bahasa tubuh di atas, kamu setidaknya tidak akan mudah dimanipulasi oleh alasan-alasan palsu mereka.

Nah, dari keempat gestur andalan para pembohong di atas, gerakan nomor berapa nih yang paling sering dikeluarin sama teman kamu pas lagi ngeles ditagih utang? Yuk, tumpahkan uneg-uneg dan curhatan utang-piutangmu di kolom komentar di bawah!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More