Semarang, IDN Times - Sebagai seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI), tugas yang diemban Soetinah selama masa pergolakan kemerdekaan Indonesia tergolong berat. Perempuan kelahiran 6 Juni 1929 tersebut masih mengingat bagaimana sulitnya hidup ketika dirinya menginjak usia belasan tahun.
Sekitar tahun 1946, Soetinah yang baru berusia 17 tahun harus mengikuti serangkaian latihan bersama relawan PMI lainnya untuk membantu perjuangan para gerilyawan yang melawan pendudukan tentara kolonial Belanda.
Walaupun Ir Sukarno dan Muhammad Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, akan tetapi di tahun 1946 sisa-sisa tentara kolonial Belanda masih berusaha menunjukkan perlawanannya dengan merebut basis wilayah Indonesia terutama di Jawa Tengah.
