Semarang, IDN Times - Konser Slank yang ditunggu-tunggu para Slankers akhirnya digeber di GOR Satria Purwokerto Minggu (30/8/2026) tadi malam. Ratusan ribu pasang mata tumplek-blek memadati GOR Satria sembari bernyanyi bareng Kaka.
Konser Slank di Purwokerto tadi malam jadi gelaran kesembilan dari rangkaian tur 10 kota. Sebelumnya Slank menyambangi Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang dan Bandung.
Alhasil, para Slankers dari Banyumas Raya, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen dan Cilacap berduyun-duyun menyambangi GOR Satria.
Lagu-lagu andalan Slank mengobati rasa rindu para Slankers. Slank membawakan belasan lagu. Termasuk lagu yang ngetop era 90'an. Macam Terlalu Manis, Terlalu Pahit, Ku Tak Bisa, Orkes Sakit Hati, Mawar Merah, Tonk Kosong, Virus, I Miss U but I Hate U.
Lagu Poppies Lane Memory yang ada di album Tujuh yang rrilis tahun 1998 juga sukses membuat belasan ribu penonton terpikat.
Kaka juga terlihat konsisten menyelipkan kritik di repertoar lagu yang dibawakan dengan menggeber lagu anyar berjudul Rakus dan Republik Fufufafa.
Di ujung pertunjukkan, Kaka sempat berinteraksi dengan penonton. “Mau ditambahin lagi nggak kotanya, bilang ke HS tambahin 10 kota lagi, tapi Slankers (yang merokok) mulai besok, ngerokoknya harus HS,” kata pria bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji ini.
Malam itu, Slank tampil dengan formasi lengkap; Abdee, Bimbim, Ivanka, Kaka dan Ridho. Naik panggung mulai pukul 22.00 rampung di pukul 23.30 WIB.
“Setelah belasan tahun, HS yang bikin Slank datang lagi ke Cilacap. Hampir 1 tahun ini kita keliling silaturahmi ke tempat-tempat yang udah lama nggak kita datengin. Terimakasih HS, terima kasih buat temen-temen yang ngejar untuk nonton konser HS Hey Slank, hanya orang-orang pemberani yang datang ke sini,” kata Kaka.
Selain Slank, konser di GOR Satria juga dimeriahkan beberapa band lainnya. Mulai Terinci; Polkadots, Afterskema, Karnamereka, Preman Disco, FSTVLST hingga Souljah.
Dinar, seorang Slankers dari Cilacap mengaku langsung bernostalgia dengan lagu-lagu hits yang dinyanyikan Kaka.
Baginya Slank tiada duanya. Ia pun rela menyempatkan waktu untuk menonton Slank di GOR Satria. Dinar sudah datang ke Purwokerto sehari sebelum pentas digelar “Pingin nonton festival musik, memang nungguin Slank manggung, besok harus pulang Subuh karena ada toko (usaha) di Cilacap,” katanya.
Di lokasi konser, ribuan Slankers membentangkan bendera bertuliskan identitas wilayahnya masing-masing. Ada juga yang menggunakan kaus identitas daerahnyaa, salah satunya bertuliskan Slankers, Slanky Dawet Ayu Banjarnegara.
Jalanan di sekitaran GOR Satria yang memang penuh PKL. Parkir motor dan mobil pinggiar jalan juga penuh.
