Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Krakatau Erupsi: 6 Jadwal Penerbangan Rute Semarang Dibatalkan
Sejumlah pesawat terbang parkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani)
  • Erupsi Anak Gunung Krakatau memicu pembatalan enam penerbangan keberangkatan dan lima kedatangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang per 6 September 2026 pukul 10.00 WIB.
  • Penerbangan Nam Air rute Pangkalanbun-Semarang turut terdampak penundaan, dengan keberangkatan dijadwalkan ulang menjadi pukul 13.05 WIB dan kedatangan pukul 12.15 WIB.
  • Bandara Semarang mengimbau penumpang mengecek kanal resmi maskapai, sambil berkoordinasi dengan BMKG, AirNav, maskapai, dan ground handling demi keselamatan serta menyiapkan opsi transportasi darat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
6 September 2026 pukul 10.00 WIB

Enam penerbangan keberangkatan dan lima penerbangan kedatangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dibatalkan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau. Satu penerbangan Nam Air keberangkatan ke Pangkalanbun dan satu penerbangan kedatangan dari Pangkalanbun mengalami penundaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam penerbangan keberangkatan dan lima penerbangan kedatangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dibatalkan, sementara dua penerbangan Nam Air mengalami penundaan akibat penyesuaian operasional terkait erupsi Anak Gunung Krakatau.
  • Who?
    Batik Air, Susi Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Nam Air terdampak perubahan jadwal. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, dan ground handling.
  • Where?
    Perubahan jadwal terjadi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, dengan rute yang terdampak menuju atau dari Cengkareng, Karimun Jawa, Banjarmasin, dan Pangkalanbun.
  • When?
    Status penerbangan tercatat pada 6 September 2026 pukul 10.00 WIB. Keterangan disampaikan General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, pada Minggu, 6 September 2026.
  • Why?
    Penyesuaian jadwal dilakukan terkait erupsi Anak Gunung Krakatau, dengan bandara memantau kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.
  • How?
    Bandara melakukan koordinasi berkala dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, dan ground handling; menyediakan opsi transportasi darat; serta mengimbau penumpang memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau Contact Center InJourney Airports 172.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Anak Gunung Krakatau meletus. Jadi enam pesawat dari Bandara Semarang dibatalkan. Pesawat itu mau ke Cengkareng, Karimunjawa, dan Banjarmasin. Satu pesawat Nam Air ke Pangkalanbun jadi terlambat. Bandara melihat abu gunung dan cuaca bersama BMKG. Orang-orang diminta cek jadwal pesawat dulu sebelum pergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah penyesuaian penerbangan akibat erupsi, Bandara Semarang menunjukkan kesiapsiagaan melalui pemantauan berkelanjutan dan koordinasi intensif dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, serta ground handling. Penyediaan informasi melalui kanal resmi dan opsi transportasi darat juga mencerminkan upaya menjaga keselamatan sekaligus membantu kebutuhan mobilitas penumpang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Terkait adanya penyesuaian jadwal penerbangan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, berikut kami sampaikan status penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang per 6 September 2026 pukul 10.00 WIB sebagai berikut:

CANCELED

Departure

1. Batik Air ID 7369 to Cengkareng STD 07.00 Pax: 153

2. Susi Air SI 570 to Karimun Jawa STD 07.30 Pax : 6

3. Garuda GA 231 to Cengkareng STD 07.05 Pax: 159

4. Garuda GA 235 to Cengkareng STD 09.30 pax: 169

5. Citilink QG 794 to Banjarmasin STD 11.15 pax: 149

6. Citilink QG 791 to Cengkareng STD 13.30 pax : 180

Arrival

1. Batik Air ID 6338 from Cengkareng STA 07.45 pax : 64

2. Susi Air SI 571 from Karimun Jawa STA 11.50 pax: 6

3. Garuda GA 232 from Cengkareng STA 08.45 pax : 130

4. Citilink QG 795 from Banjarmasin STA 10.45 pax: 109

5. Citilink QG 790 from CGK STA 12.35 pax 90

DELAYED

Departure

1. Nam Air IN 196 to Pangkalanbun STD 08.45 delay ETD 13.05 WIB pax: 80

Arrival

1. Nam Air IN 195 from Pangkalanbun STA 08.15 delay ETA 12.15 WIB pax: 69

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Untuk informasi kebandaraudaraan, mohon dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," ujar Sulistyo Yulianto, General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Minggu (6/92/2026).

Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi.

Bandara Semarang terus memantau aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau dan secara aktif melakukan koordinasi dengan BMKG serta AirNav Indonesia untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Koordinasi dilakukan secara berkala untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional dan keselamatan penerbangan.

"Sebagai pengelola bandara, kami aktif berkoordinasi dengan para stakeholder termasuk pihak maskapai dan ground handling terkait operasional penerbangan," jelasnya.

Bandara juga telah bekerja sama dengan penyedia land transportation bandara yang menyediakan opsi transportasi darat sebagai langkah antisipasi.

Keselamatan penerbangan dan optimalisasi layanan merupakan prioritas utama kami. Bandara Semarang akan terus memantau situasi dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan dengan aman dan sesuai dengan kondisi terkini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article