Semarang, IDN Times - Lawang Sewu yang selama ini dikenal sebagai gedung perkeretaapian kuno di Semarang, untuk kedua kalinya dijadikan tempat salat Ied. Pihak KA Wisata mematok target kehadiran 700 hingga 1.000 jemaah salat ied dari masyarakat umum.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, penyelenggaraan salat Idulfitri di Lawang Sewu merupakan wujud kontribusi KAI Wisata dalam memberikan pengalaman spiritual yang berkesan di lokasi ikonik.
"Kami bersyukur dapat kembali menyelenggarakan Salat Idulfitri di Lawang Sewu untuk yang kedua kalinya," akunya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan adanya pelaksanaan salat Ied di Lawang Sewu juga menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berorientasi pada perjalanan. Tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah Masyarakat.
Pelaksanaan Salat Idulfitri ini akan menyesuaikan dan mengikuti arahan pemerintah serta ketentuan yang berlaku guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman.
Bagi seluruh jamaah yang akan dimulai pukul 5.30 WIB sampai dengan 8.30 WIB tepat di halaman Lawang Sewu.
Pelaksanaan Salat Idulfitri direncanakan menghadirkan Machasin menjadi imam dan khatib serta Arda Nur Yulian sebagai bilal.
Masyarakat diharapkan membawa alas dan peralatan ibadah masing-masing.
“Lawang Sewu sebagai salah satu destinasi unggulan KAI Wisata memiliki potensi besar untuk menjadi ruang publik yang inklusif dan bermakna, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat kegiatan keagamaan dan social” tambah Agus.
KAI Wisata berharap salat Ied dapat menjadi momen kebersamaan yang hangat bagi masyarakat serta memperkuat peran Lawang Sewu sebagai destinasi yang tidak hanya bersejarah tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual yang kuat.
“Melalui kegiatan ini KAI Wisata terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat positioning sebagai penyedia layanan pariwisata berbasis pengalaman," ujarnya.
