Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dugaan Pelecehan Seksual Tiga Wanita, Polisi Periksa Mahasiswa Unnes Semarang
Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Aditya Pratama)

Semarang, IDN Times - Seorang mahasiswa Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes bernama Muhammad Fito menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polrestabes Semarang atas tindakan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap sejumlah perempuan pekerja jastip (jasa titip). 

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Unnes Dr Surahmat menyatakan proses pemeriksaan terhadap Fito dilakukan berdasarkan upaya penanganan dari Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Unnes. 

"Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Unnes menerima laporan dugaan Kasus Kekerasan Seksual dengan Nomor 020/KS/VI/2026 yang masuk pada tanggal 17 Juni 2026 Pukul 14.30 melalui Hotline Satgas PPK Unnes. Satgas PPK UNNES menangani SOP dan peraturan yang ada," kata Rahmat kepada IDN Times, Kamis (18/7/2026). 

Rahmat menyebut tim Satgas PPK sudah memperdalam penyelidikan internal untuk membongkar keterlibatan mahasiswa tersebut. 

Informasi dari pelapor juga dikorek lebih terperinci. 

Sebagai tindak lanjut laporan tersebut, Satgas PPK Unnes telah memanggil pelapor untuk mengumpulkan keterangan dan bukti pada tanggal 17 Juni 2026 pukul 16.30 WIB.

"Tahap awal dalam merespons laporan adalah menggali informasi dari pelapor. Satgas mengidentifikasi adanya 3 korban kekerasan seksual," ujarnya. 

Ketika proses pendalaman berlangsung, ujarnya berkembang di akun X inisiasi dari kelompok anonim yang menghendaki permintaan maaf secara terbuka dari pelaku kepada korban. 

Kemudian juga muncul eskalasi yang menyebabkan keriuhan pada Rabu malam dan Kamis dini hari. 

"Setelah eskalasi tersebut, terduga pelaku diamankan oleh petugas kepolisian dari Polrestabes Kota Semarang," jelasnya. 

Ia memastikan Fito sedang diperiksa oleh penyidik Polrestabes Semarang. 

"Hingga saat ini, Kamis pukul 11.00 WIB, terduga pelaku masih diperiksa oleh Polrestabes Semarang. Kami memahami bahwa eskalasi keresahan di antara mahasiswa. Kapasitas Satgas PPK dalam melakukan penanganan kekerasan merujuk pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 dan Peraturan Rektor Nomor 115 Tahun 202," tegasnya. 

Satgas PPK terus melakukan pendalaman informasi. Satgas PPK Unnes siap bekerja sama dengan Polrestabes Semarang untuk menciptakan suasana dan lingkungan akademik yang aman.

Sedangkan terpantau di akun instagram @beritasemaranghariini, Fito tampak dikerumuni banyak orang untuk diinterogasi. Fito juga terlihat mengucapkan permintaan maaf atas ulah yang ia perbuat. 

Editorial Team

Related Article