Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Longsor Pekalongan, Jembatan Putus, 1 Rumah dan 1 Kafe Rusak

Longsor Pekalongan, Jembatan Putus, 1 Rumah dan 1 Kafe Rusak
Petugas berjalan di antara tanah longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (21/1/2025). (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/nym)
Share Article

Pekalongan, IDN Times - Longsor di Petungkriyono, Pekalongan mengakibatkan satu rumah dan sebuah kafe rusak parah. Rumah yang rusak yakni milik Sekretaris Desa (Sekdes) Kasimpar dan sebuah kafe yang letaknya di samping rumah Sekdes.

Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan memastikan dari verifikasi data lapangan, bencana longsor yang melanda Petungkriyono sementara ini menimbulkan korban jiwa 17 orang. "Rumah yang rusak 1. Kafe 1," katanya. 

Sementara untuk korban menurutnya ada sebanyak 17 orang ditemukan meninggal. "Total korban di Petungkriyono ada 17 orang. Yang ditemukan kondisinya luka-luka ada 13 orang. Terus yang masih dalam pencarian ada sembilan orang. Kami juga sudah menemukan korban meninggal dunia. Beberapa jenazah sudah diserahkan kepada masing-masing keluarga," kata Bergas kepada IDN Times, Rabu (22/1/2025). 

Kapolres Pekalongan AKBP Doni Widamanto, mengatakan beberapa titik lokasi di wilayah Petungkriyono yang terjadi bencana longsor diantaranya Dukuh Cokrowati Desa Kasimpar, Dukuh Kasimpar, Dukuh Dranan Desa Yosorejo, Dukuh Mudal Desa Yosorejo, Dukuh Garung Desa Yosorejo, jalan Dukuh Mudal – Si Kucing Desa Yosorejo, jalan Dukuh Si Kucing arah Gumelem, jalan Rejosari – Tlogo – Si Kucing, jembatan Sawangan Ronggo Tlogopakis, Dukuh Kambangan Desa Tlogopakis dan jembatan kali Welo Dukuh Tembelang.

"Untuk akses yang ditempuh harus memutar melalui Banjarnegara karena sebuah jembatan terputus. Hal ini menyebabkan petugas membutuhkan waktu yang lama untuk bisa ke lokasi kejadian," tutur Kapolres.

AKBP Doni menambahkan, tim gabungan sampai dengan Selasa sore menitikberatkan pencarian di dukuh Kasimpar yang terdampak longsor terparah dimana telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 17 korban dalam kondisi meninggal dunia. Guna membantu kelancaran jalannya proses evakuasi, sebanyak 2 alat berat turut dikerahkan dalam penanganan bencana ini.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

4 Rute Alternatif Tawangmangu Hindari Macet Iduladha 2026

27 Mei 2026, 06:00 WIBNews