Makam Krisik, Kuburan Prajurit Pangeran Sambernyawa Jadi Wisata Religi

1. Makam Krisik jadi wisata religi

Makam yang berlokasi di lereng Gunung Merapi tersebut ada beberapa makam yang merupakan makam keluarga raja.
Di kompleks tersebut terdapat makam diantaranya makam Raden Ayu Tasik Wulan, ibu mertua Paku Buwono VI. Ada juga makam Ki Ageng Singoprono III dan Singoprono IV beserta keluarga serta makam Punggawa Baku Kawandasa dari Pangeran Samber Nyawa yang bernama Joyo Tilarso dan Joyo Mursito.
Kompleks pemakaman tersebut kini tetapkan sebagai wisata religi, lantaran banyak mayarakat yang berziarah kesana.
2. Sempat terbengkalai

Kepala Desa Pelem, Sutarto mengatakan jika sebelum ditetapkan sebagai wisata religi, kondisi makam keluarga raja tersebut terbengkalai. Karena adanya kaitan serajarah, kemudian makam tersebut direhabilitasi.
"Dulu awalnya makam leluhur itu terbengkalai. Lalu KRMH Roy Rajasa Yamin datang dan berkenan mendanai rehabilitasi makam. Jadi lebih tertata sekarang," ujarnya Rabu (23/2/2022).
KRMH Roy Rajasa Yamin disebut pernah berkunjung ke makam Beteng Punggawa Baku Kawandasa, di Dukuh Krisik, Nglembu, Sambi, pada bulan Oktober 2021 lalu. Roy merupakan putra pasangan Dang Rahadian Sinayangish Yamin dan GRA Retno Satuti (putri tertua KGPAA Mangkunegara VIII). Selain cucu KGPAA Mangkunegara VIII, Roy juga merupakan cucu Mohammad Yamin.
3. Merupakan prajurit Pangeran Samber Nyawa

Sementara itu, Pegiat Sejarah Boyolali, R. Surojo mengatakan Joyo Tilarso dan Joyo Mursito merupakan penggawa Baku Kawandasa yang merupakan prajurit Pangeran Samber Nyawa atau Makunegaran I. Keduanya menjadi yang dimakamkan pertama di makam Beteng Krisik sekitar 1780.
"Dengan adanya rehabilitasi ini diharapkan keluarga Mangkumegaran ikut merawat makam ini. Apalagi hari ini dilaunching wisata religi makam Beteng, masyarakat umum bisa datang berziarah ke sini," ungkapnya.



















