Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

38.200 Mangrove Ditanam Demi Memperkuat Sabuk Pantai Semarang

38.200 Mangrove Ditanam Demi Memperkuat Sabuk Pantai Semarang
Sejumlah anak SD aktif menanam mangrove di lokasi sabuk pantai Semarang. (IDN Times/Dok Humas PLN Indonesia Power Semarang)
Intinya Sih
  • Sebanyak 38.200 pohon mangrove ditanam di pesisir utara Semarang sepanjang 2025–April 2026 untuk menanggulangi abrasi dan memperkuat sabuk hijau pantai.
  • Inisiatif ini merupakan kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama DLH Kota Semarang, Rotary Club Bojong, LPUBTN KAS, serta berbagai pihak lokal.
  • Penanaman di RW 15 Tanjung Mas melibatkan warga dan pelajar sebagai edukasi lingkungan, sekaligus mendukung rencana kawasan menjadi Kampung Wisata Bahari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Kawasan pesisir utara Kota Semarang yang kerap terkena gerusan abrasi masih ditanggulangi dengan memperbanyak penanaman mangrove

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, tercatat tepanjang tahun 2025 hingga April 2026 ini, sebanyak 38.200 pohon telah berhasil ditanam di area tersebut. Khusus pada aksi penanaman pohon Hari Bumi 2026, ditanam sebanyak 1.200 pohon tanaman hias.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara PLN Indonesia Power UBP Semarang dengan berbagai pihak, Rotary Club Bojong, LPUBTN KAS, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang.

Flavianus Erwin Putranto, Senior Manajer PLN Indonesia Power UBP Semarang mengapresiasi terhadap antusiasme semua pihak.

“Semangat masyarakat di wilayah Ring 1 kami serta dukungan dari para mitra merupakan bentuk kepedulian yang patut kita apresiasi. Selaras dengan tema, kami ingin kekuatan operasional kami senantiasa berdampingan dengan tekad untuk merawat bumi dan tumbuh bersama lingkungan yang tangguh,” tutur Erwin dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (28/4/2026).

Adapun penanaman mangrove di RW 15 Kelurahan Tanjung Mas dipilih secara strategis karena wilayah tersebut didorong oleh Pemerintah Kota Semarang untuk menjadi Kampung Wisata Bahari. 

Penghijauan diharapkan mampu memperkuat sabuk hijau pesisir dan mendukung estetika kawasan wisata bagi masyarakat.

Mengusung tema Our Power, Our Planet, aksi penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi tahun ini dilaksanakan secara serentak oleh PLN Indonesia Power di berbagai wilayah.

Kondisi letak geografis menjadikan pelestarian ekosistem pesisir bukan sekadar komitmen menjaga alam, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk melindungi ruang hidup masyarakat.

Kegiatan juga melibatkan kolaborasi dengan Kecamatan Semarang Utara, Kelurahan Tanjung Mas, BBWS Pamali Juana, serta Bintari Foundation. 

Keterlibatan masyarakat RW 15 sangat terasa dengan kehadiran warga dari RT 01 hingga RT 09, serta partisipasi aktif dari siswa-siswi SD Marsudi Rini Gedangan yang ikut serta dalam penanaman pohon sebagai sarana edukasi lingkungan sejak dini. 

Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih mengakui manfaat nyata dari konsistensi program ini. 

"Kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh PLN Indonesia Power selama ini selalu berjalan kontinyu setiap tahun, sehingga wilayah kami menjadi semakin teduh, hijau, dan lebih terlindungi dari ombak,” ungkap Siwi.

Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani menekankan  sinergi yang berkelanjutan kunci menjaga bumi.

“Langkah nyata ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi antara dunia usaha, organisasi sosial, dan masyarakat seperti ini menjadi motor penggerak utama dalam pengendalian perubahan iklim di Kota Semarang,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More