Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mantan Ketua DPRD Jateng Daftar Cagub: Banteng Tua Turun Gunung!

Mantan Ketua DPRD Jateng Daftar Cagub: Banteng Tua Turun Gunung!
Rukma Setyabudi di Panti Marhen PDIP Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - Mantan Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi mengatakan dirinya ikut tergerak mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Jawa Tengah karena terpanggil memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara Indonesia.

1. Rukma Setyabudi tegaskan banteng tua siap turun gunung

Rukma Setyabudi saat daftar sebagai bacagub Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Rukma Setyabudi saat daftar sebagai bacagub Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Menurutnya dengan nyalon sebagai gubernur Jawa Tengah makan seolah dirinya kembali ke DPD PDIP sebagai rumah lamanya. Ia pun menegaskan bahwa para banteng tua perlu turun gunung pada kontestan Pilgub Jateng 2024.


"Kita ini banteng tua gurun gunung, karena terpanggil untuk berikan sumbangsih bangsa dan negara kita tercinta, khususnya Jateng. Maka saya datang ke sini seperti kembali ke rumah. Saya ke sini itu karena dorongan dukungan teman, dan saya mengambil sebagai bakal calon gubernur," kata Rukma saat mengambil formulir pendaftaran calon gubernur Jateng di Panti Marhen DPD PDIP Jateng, Jumat (24/5/2024).

2. Serahkan hasil rekomendasi ke ketum

Jajaran pengurus struktural PDIP Jateng potong tumpeng untuk memulai pendaftaran Pilkada serentak 2024. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Jajaran pengurus struktural PDIP Jateng potong tumpeng untuk memulai pendaftaran Pilkada serentak 2024. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Rukma merupakan kandidat kepala daerah ketiga yang mendaftar di DPD PDIP Jateng. Sebelumnya sudah ada Mantan Wagub Jateng Heru Sudjatmoko dan mantan anggota DPR RI Riyanta yang juga mengambil formulir pendaftaran. 


Rukma juga berkata dengan nyalon sebagai gubernur Jawa Tengah, maka setidaknya menjadi ikhtiar untuk memperjuangkan ideologi Presiden pertama Indonesia, Or Sukarno. 


Apapun hasilnya rekomendasi nanti, katanya semuanya diserahkan ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.


“Apapun nanti hasilnya, apakah maju atau tidak, semuanya tergantung pada Bu Ketum. Dan sebelum rekomendasi turun, semua berhak dan bisa ajukan diri. Tapi begitu rekomendasi turun, siapa yang dapat, harus kita sengkuyung bersama, berjuangan dukung agar bisa duduki kursi gubernur Jateng,” akunya. 

3. Rukma anggap demokrasi saat ini carut marut

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas PDIP pada Jumat (24/5/2024). (IDN Times/Ilman Nafi’an)
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas PDIP pada Jumat (24/5/2024). (IDN Times/Ilman Nafi’an)

Selain itu, keputusannya nyalon gubernur didasari atas keresahan melihat sistem demokrasi di Indonesia saat ini. Sebab yang ia lihat saat ini banyak carut marut, demokrasi berjalan amburadul. 


Maka dari itulah, dirinya berkomitmen akan mengembalikan marwah demokrasi di Indonesia sesuai jalurnya. 


“Saya prihatin lihat keadaan politik negara yang carut marut, amburadul. Hanya politik praktis seperti dagang sapi, maka kalau seperti ini terus hasilnya seperti apa? Kita harus berjuang untuk mengembalikan. Seperti ajaran proklamator Bung Karno ideologi kita memperjuangkan agar rakyat kecil mampur berdiri di kaki sendiri,” terangnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews