Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Alasan Konektivitas Digital Jadi Juru Selamat saat Darurat Bencana!

4 Alasan Konektivitas Digital Jadi Juru Selamat saat Darurat Bencana!
Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)
Intinya Sih
  • Telkomsel kembali menggelar Gladian Panji Relawan sebagai bagian dari program TERRA yang ke-15 tahun guna memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan bencana berbasis komunitas di Indonesia.

  • Dalam situasi darurat kebencanaan, konektivitas telekomunikasi dan teknologi digital menjadi kebutuhan krusial untuk menjaga arus informasi serta mempercepat evakuasi.

  • Melalui kolaborasi pentahelix, jaringan digital hadir sebagai supporting system yang memperkuat upaya tanggap darurat pemerintah bersama BNPB dan BPBD.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Tinggal di wilayah Indonesia yang indah tapi rawan bencana ataupun masuk dalam rute Ring of Fire sering kali membuat kita harus selalu waspada, ya? Saat bencana alam seperti gempa bumi, banjir, atau tanah longsor terjadi, kepanikan pasti langsung melanda. Di momen genting seperti itu, salah satu ketakutan terbesar kita selain keselamatan fisik adalah terputusnya komunikasi dengan keluarga dan tim penolong.

Bayangkan kalau di situasi darurat tidak ada sinyal atau jaringan untuk meminta bantuan, pasti respons penyelamatan akan terhambat. Itulah mengapa kesiapan mental relawan dan keandalan teknologi digital harus berjalan beriringan. Membedah pentingnya hal ini, ada wawasan menarik dari kegiatan Gladian Panji Relawan yang digagas oleh Telkomsel. Yuk, simak alasan mengapa konektivitas digital jadi kunci utama penyelamat hidup di saat bencana!

1. Konektivitas Telepon Jadi "Urat Nadi" Saat Situasi Darurat

Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)
Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)

Ketika bencana melanda, bantuan logistik dan medis memang dibutuhkan. Namun, ada satu hal yang tidak kalah krusial di detik-detik awal kejadian, yaitu konektivitas telekomunikasi. Tanpa adanya jaringan komunikasi yang lancar, tim evakuasi akan kesulitan memetakan lokasi korban yang terjebak.

Menurut Rifki Sya'bani, selaku Manager CSR Environment and Ecosystem Telkomsel, konektivitas menjadi kebutuhan yang krusial dalam situasi darurat untuk menjaga arus informasi dan mempercepat koordinasi.

"Akses telekomunikasi yang stabil memastikan penyebaran informasi bencana akurat, sehingga penanganan dan penyelamatan nyawa bisa dilakukan jauh lebih cepat," ujarnya dilansir keterangan resminya, Senin (20/7/2026).

2. Relawan Lokal Bersiap Jadi Garda Terdepan Berbasis Komunitas

Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)
Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)

Teknologi yang canggih tentu harus didukung oleh sumber daya manusia yang cekatan di lapangan. Menjawab kebutuhan ini, program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) yang sudah memasuki tahun ke-15 konsisten membangun kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat berbasis komunitas di berbagai pelosok Indonesia.

Terbaru, kegiatan Gladian Panji Relawan sukses digelar pada 9–11 Juli 2026 bertempat di Bandungan, Kabupaten Semarang. Pelatihan intensif ini melibatkan 40 peserta yang terdiri dari komunitas relawan, organisasi kemanusiaan, mahasiswa pecinta alam (Mapala), hingga perwakilan komunitas lokal dari wilayah Jawa Tengah dan DIY agar mereka siap merespons situasi darurat dengan tepat.

3. Kekuatan Kolaborasi "Pentahelix" Demi Respons Seketika

Personel Babinsa menutup akses jalan yang terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Jangli, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Personel Babinsa menutup akses jalan yang terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Jangli, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Penanganan bencana yang efektif tidak akan pernah bisa dilakukan sendirian oleh satu pihak saja. Dibutuhkan apa yang disebut sebagai kolaborasi pentahelix, yaitu sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat/komunitas, akademisi, dunia usaha, dan media massa.

Melalui integrasi pelatihan lapangan seperti Gladian Panji Relawan dan dukungan teknologi digital, respons kebencanaan dapat dirancang agar berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan memberi manfaat nyata. Ketika seluruh elemen masyarakat terhubung dalam satu sistem informasi yang sama, kebingungan dan tumpang tindih bantuan di lokasi bencana bisa dihindari.

4. Infrastruktur Digital Sebagai Supporting System Pemerintah

Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)
Salah satu aktivitas program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). (Dok. Telkomsel)

Dalam setiap operasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana di Indonesia, komando utama tentu dipimpin oleh pemerintah melalui badan resmi seperti BNPB, BPBD, serta kementerian dan pemerintah daerah terkait. Di sinilah peran penyedia layanan telekomunikasi menjadi vital.

Melalui program TERRA, Telkomsel berperan aktif sebagai supporting system bagi pemerintah. Dukungan nyata ini diwujudkan dengan memanfaatkan kapabilitas digital, keandalan infrastruktur jaringan, serta ekosistem kolaborasi yang luas. Hasilnya, proses tanggap darurat dan pemulihan daerah terdampak bencana bisa berjalan jauh lebih efektif, terstruktur, dan tepat sasaran.

Menghadapi potensi bencana alam di Indonesia tidak cukup hanya dengan modal panik atau doa semata. Paduan antara relawan komunitas yang tangguh dan konektivitas digital yang andal adalah fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang siap siaga dan selamat di masa darurat.

Nah, kalau kamu sendiri, apakah kamu sudah punya starter pack kesiapsiagaan bencana atau menyimpan nomor-nomor darurat penting di ponselmu? Yuk, share tips persiapan darurat versi kamu di kolom komentar!

Jangan lupa bagikan artikel bermanfaat ini ke grup WhatsApp keluarga dan teman-temanmu agar semuanya makin sadar tanggap bencana, ya!

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Tengah

See More