Klaten, IDN Times — Bulan Sapar dalam penanggalan Jawa selalu disambut meriah di berbagai pelosok Jawa Tengah. Melalui tradisi Saparan, masyarakat mengekspresikan rasa syukur atas nikmat Tuhan, memohon keselamatan, serta mempererat tali silaturahmi warga lewat ritual sedekah bumi, kirab budaya, hingga pembagian kue apem.
Namun, di balik riuhnya perayaan ritual budaya ini, terdapat jejak tokoh-tokoh spiritual dan ulama besar masa lalu. Beliau-beliau inilah yang mewariskan ajaran kebaikan, metode syiar Islam berbalut kearifan lokal, serta nilai sosial yang terus dirawat oleh masyarakat hingga hari ini.
Berikut 4 tokoh spiritual penting di balik tradisi Saparan di berbagai daerah Jawa Tengah ala IDN Times, yuk simak agar kita makin memahami akar sejarah dan budayanya, Lur!
