Edukasi besaran harga menu MBG.
Terkait kandungan gizi, Sugino memastikan setiap SPPG memiliki tim ahli gizi tersendiri. Standar kecukupan gizi pun dibedakan antara balita, siswa SD, hingga SMA.
“Di setiap SPPG ada tim gizi terkait kandungan dan kecukupan gizi untuk anak balita, SD, sampai SMA itu berbeda-beda. Ada tim ahli gizi tersendiri,” tegasnya.
Meski demikian, masukan datang dari pihak sekolah. Kepala RA Sabilul Falah, Dina Sriyani menyarankan agar susu tetap disertakan dalam menu Ramadan, terutama saat pembagian makanan kering.
“Terkait MBG Ramadan sebaiknya susu selalu disertakan karena menu kering, supaya angka kecukupan gizinya lebih maksimal,” katanya.
Kedati demikian terkait pencantuman harga menurutnya bisa dipahami masyarakat khususnya orang tua wali murid penerima manfaat MBG di sekolah.
“Di pencatuman harga disetiap menu, masyarakat bisa menilai apakah sesuai dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk Program MBG setiap harinya,” ujarnya.
Pencantuman label harga dalam flyer menu serta transparansi kandungan gizi menjadi langkah yang kini disorot publik. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan program MBG benar-benar memenuhi standar gizi anak sesuai jenjangnya.