Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nana Sudjana Ingatkan Pengamanan Pilkada di Jateng Mesti Humanis
Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana saat memberikan pernyataan kepada wartawan setelah pemberian remisi kepada para narapidana dan tahanan di Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Sebanyak 27.540 personel gabungan dari TNI dan Polri bakal diterjunkan untuk melakukan pengamanan tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024 di Jawa Tengah. Personel gabungan tersebut diterjunkan mulai dari pendaftaran bakal pasangan calon hingga pelantikan.

1. Aparat keamanan siap mengamankan Pilkada serentak 2024

Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2024) pagi. (IDN Times/Trio Hamdani)

Ia memastikan aparat pemerintahan dan keamanan siap menggelar Pilkada Serentak 2024. Sementara ASN, TNI, dan Polri diminta untuk menjaga netralitas selama tahapan pilkada.

Selain personel TNI dan Polri juga terdapat dukungan sekitar 113 ribu personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan 5.952 personel Satuan Polisi Pamong Praja di tingkat provinsi serta kabupaten/ kota

"Sebanyak 24.340 polisi dan 3.200 prajurit TNI siap mengamankan pelaksanaan pilkada di Jawa Tengah," kata Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana saat Gelar Pasukan Mantap Praja Candi 2024 di Semarang, Senin.

2. Pengamanan dilakukan secara humanis dan persuasif

Ratusan Brimob bersenjata gas air mata bersiaga di Gedung DPR jelang pengesahan RUU Pilkada pada Kamis (22/8/2024). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Nana memastikan para personel keamanan yang ditugaskan tersebut akan mampu menjaga situasi pilkada tetap kondusif dan lancar.

"Keamanan merupakan faktor penting dalam menyukseskan pilkada serentak," katanya.

Nana meminta petugas keamanan yang diterjunkan untuk mengawal dan memberikan pengamanan secara humanis dan persuasif.

3. Pemungutan suara saat musim hujan, diminta antisipasi bencana alam

ilustrasi banjir (unsplash.com/Art Institute of Chicago)

Sementara itu menurutnya pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2024 pada 27 November mendatang diperkirakan pada musim hujan, Oleh karena itu, perlu disiapkan antisipasinya.

"Waspadai potensi bencana alam, lakukan mitigasi dan antisipasi," katanya.

Tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah akan dibuka mulai 27 hingga 29 Agustus 2024.

Editorial Team

Related Article