Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pasukan Penangkal Hujan Beraksi di Lokasi Kampanye Prabowo-Gibran, Dibayar Rp6 Juta
Santoso Joko Purnomo alias Joko Menthek sang pawang hujan yang disewa untuk menangkal hujan di lokasi kampanye Prabowo-Gibran di Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Ada yang unik pada pelaksanaan kampanye terbuka paslon capres nomor urut 2, Prabowo-Gibran di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang sore ini. Walaupun mendung menggelanyut di langit Kota Semarang sedari siang sampai sore tapi tak kunjung hujan. 

Pantauan di sekitar lokasi kampanye terbuka Prabowo-Gibran mulai Jalan Pahlawan sampai pusat bundaran Simpang Lima Semarang, ribuan massa tumplek blek memadati setiap jenggal ruas jalan. 

Semuanya sesak memadati jalan untuk menyaksikan jalannya kampanye Prabowo-Gibran. Dari sekian banyak orang yang melihat kampanye terbuka Prabowo-Gibran, terdapat sesosok pria dengan mata tajam yang menatap pergerakan awan di langit. 

Pria itu bernama Santoso Joko Purnomo. IDN Times mengenal pria yang akrab disapa Joko Menthek tersebut sebagai seorang pawang hujan. Namanya cukup kondang di dunia hiburan di Semarang. Pada acara-acara event terbuka seperti kampanye Pemilu pasti EO menggunakan jasanya. 

"Saya dapat job di sini sendirian. Khusus buat event gede kayak gini gak ada pawang lainnya kecuali saya thok," kata Joko Menthek kepada IDN Times. 

Ia mengaku disewa khusus untuk mengamankan jalannya kampanye sejak jam 22.00 WIB malam kemarin. Dan ditargetkan kelar malam nanti. Pekerjaan di seputar lokasi kampanye Prabowo-Gibran yaitu memindahkan awan mendung supaya tidak terjadi hujan. "Saya pindahkan ke area pinggiran," kata Joko. 

Di lokasi kampanye Prabowo-Gibran, Joko punya tugas lain yakni menggeser arah angin. Tujuannya supaya angin yang berhembus tidak membawa awan yang menyebabkan hujan deras di tempat kampanye Prabowo-Gibran. 

"Tugas saya juga geser angin. Memang kalau sudah waktunya hujan ya pasti hujan. Tapi tidak waktu sekarang," ungkap warga Kedungmundu ini. 

Untuk memperlancar jalannya kampanye Prabowo-Gibran, Joko Menthek dapat bayaran menggiurkan dari panitia acara. Ia sempat memperlihatkan transferan bayarannya lewat handphone senilai Rp6 juta. Kali ini bayarannya naik berlipat-lipat berkat acara kampanye Prabowo-Gibran. 

"Biasanya rata-rata honor saya Rp1,5 juta. Tapi khusus kampanye Prabowo ini dapatnya Rp6 juta," katanya mantap. 

Editorial Team

Related Article