Pemprov Jabar Terkesan dengan Pengelolaan Sampah di Banyumas

Banyumas, IDN Times - Baru-baru ini sebanyak 71 orang ASN asal Pemprov Jawa Barat lakukan studi lapangan ke kabupaten Banyumas. Mereka adalah peserta pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan V dan dan VI.
Kepala bidang pengembangan kompetensi teknis dan umum, Reni Ambarsari mengatakan kegiatan memilih lokus di kabupaten Banyumas ini adalah bagian proses pembelajaran dan berbagi pengalaman serta kerjasama yang semakin erat antara pemerintah provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten Banyumas.
"Kami memilih lokus studi lapangan ke pemerintah kabupaten Banyumas karena dianggapnya Banyumas memiliki visi dan misi yang bagus yakni menjadikan Banyumas yang maju, adil-makmur, dan mandiri,"katanya kepada IDN Times dipendopo wakil bupati Banyumas, Kamis (10/10/2024).
1. Kinerja organisasi dan layanan publik bagus

Disebutkan Reni, pemerintah kabupaten Banyumas memiliki kinerja organisasi serta pelayanan publik yang sangat baik dan patut dicontoh, sebagai bencmark, serta best practice bagi para peserta pka angkatan 5 dan 6 di lingkungan pemerintah provinsi Jawa Barat.
Dijelaskan juga bahwa empat studi lapangan tersebut berlangsung sejak tanggal 6 Oktober lalu dengan lokus Dinas Perkim, DLH, kecamatan Purwokerto utara, Purwokerto Timur.
"Kami lokus best practice perangkat daerah yang memiliki keunggulan manajemen kinerja organisasi serta kinerja bagi penyelenggaraan kepemimpinan administrator angkatan 5 dan 6," Reni.
2. Dianggap sukses kelola sampah

Sementara sekda kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadi usai menerima para ASN pemprov Jawa Barat mengatakan kegiatan studi lapangan di Banyumas karena mereka tertarik dengan cara pemerintah kabupaten dalam hal penanganan sampah dan inovasi dibidang teknologi pelayanan.
"Jadi mereka itu terkesan dengan informasi diberbagai media atas keberhasilan dalam penanganan sampah, sehingga mereka ingin pula sinaulah sebagai langkah nantinya mengaktualisasikan kepemimpinan manajemen kinerja untuk mendukung pelaksanaan tugas memimpin kegatan pelayanan publik di Jawa Barat,"katanya.
Agus menambahkan bahwa Banyumas dianggap juga sebagai indikator pelayanan penyelenggaraan pemerintahan oleh KPK, sehingga para calon administrator pemprov Jabar ingin mempelajari mulai dari merumuskan, adopsi dan adaptasi sebagai langkah strategi peningkatan kualitas kinerja.
3. Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar

Seperti diketahui, provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang terbesar di indonesia, dengan luas 35,4 ribu km, terdiri dari 18 kabupaten, 9 kota, 627 kecamatan, 5.312 desa, serta 645 kelurahan.
secara demografis Jawa Barat memiliki penduduk terbesar di indonesia yaitu 49,9 juta jiwa penduduk atau hampir 20 persen dari total penduduk Indonesia dengan 78,7 persen tinggal di perkotaan dan 21,3 persen tinggal di pedesaan.
Selain itu jawa barat memiliki posisi yang strategis, dimana posisi Jawa Barat berbatasan langsung dengan ibu kota negara DKI Jakarta dan juga langsung dengan Jawa Tengah sehingga menjadikan Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional,dan teknologi informasi.



















