Peringatan Dini BMKG: Siaga Cuaca Ekstrem di Jateng, Cek 11 Wilayah Terdampak

- Prediksi curah hujan mencapai 300 milimeter
- Wilayah siaga dan waspada berdasarkan status kewaspadaan
- Peringatan gelombang tinggi di Selatan Jateng
Cilacap, IDN Times – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah. Sejumlah wilayah kini berstatus Siaga akibat ancaman curah hujan tinggi selama Dasarian II Februari 2026 (periode 11–20 Februari).
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengimbau masyarakat untuk memperkuat mitigasi terhadap risiko banjir dan tanah longsor.
1. Prediksi Curah Hujan 300 Milimeter

Teguh menjelaskan bahwa meski fenomena iklim global seperti El Niño dan IOD berada pada fase netral, dinamika atmosfer regional di Jawa Tengah masih sangat aktif memicu pembentukan awan hujan.
"Beberapa daerah masuk kategori siaga dengan potensi curah hujan mencapai 200 hingga 300 milimeter per dasarian," ungkap Teguh melansir dari Antara, Kamis (12/2/2026).
2. Berikut adalah pembagian wilayah berdasarkan status kewaspadaan

Status SIAGA (Potensi 200–300 mm): Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Jepara, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Status WASPADA (Potensi 150–200 mm): Kota Semarang, Solo, Salatiga, Magelang, serta wilayah lain seperti Demak, Kudus, Pati, Boyolali, hingga Wonogiri.
Tingginya intensitas hujan ini diprediksi terjadi dalam tiga tahap: 11–13 Februari, 14–16 Februari, dan 17–20 Februari. Kawasan perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS) menjadi titik yang paling rentan terhadap genangan dan longsor.
"Kami meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera membersihkan saluran air serta memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG agar langkah mitigasi bisa dilakukan lebih dini," tambahnya.
3. Peringatan Gelombang Tinggi di Selatan Jateng

Selain ancaman dari langit, BMKG juga memberikan catatan merah untuk sektor kelautan. Selama periode 11–13 Februari, gelombang laut di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah diprediksi mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Para nelayan dan pengguna jasa kelautan diminta tetap berhati-hati terhadap potensi gelombang kategori sedang tersebut. BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca secara real-time melalui kanal resmi mereka untuk menjamin keamanan publik.


















