Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Peringatan Keras! Jangan Tinggal Powerbank di Dalam Jok Motor, Ini Bahayanya
ilustrasi powerbank (pexels.com/Evan Mahmud Shuvo)
  • Menyimpan powerbank di dalam jok motor saat cuaca panas sangat berbahaya karena bisa memicu fenomena gagal panas berantai (thermal runaway) pada baterai.

  • Ruang tertutup di bawah jok bertindak seperti oven yang memerangkap panas matahari dan mesin, sehingga suhunya bisa melonjak melewati batas aman perangkat elektronik.

  • Jika terjadi ledakan di dalam jok, percikan apinya rawan menyambar tangki bensin yang letaknya bersebelahan dan bisa menghanguskan seluruh bodi motor.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi para pengendara sepeda motor, bagasi di bawah jok sering kali dianggap sebagai ruang penyimpanan darurat yang paling praktis untuk menaruh apa saja—mulai dari jas hujan, dompet, hingga perangkat elektronik seperti powerbank.

Namun, tolong jangan sesekali meninggalkan powerbank di dalam jok motor, terutama saat kendaraan diparkir di bawah terik matahari, ya! Kebiasaan sepele ini adalah bom waktu yang bisa memicu ledakan besar dan menghanguskan motor kesayanganmu.

Yuk, pahami proses ilmiah di balik bahaya ini agar bisa lebih waspada!

Mengapa Powerbank Bisa Meledak di Dalam Jok

ilustrasi powerbank dan HP (pexels.com/I'm Zion)

Mayoritas powerbank di pasaran menggunakan baterai jenis lithium-ion atau lithium-polymer. Komponen kimia di dalam baterai ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu eksternal:

  • Suhu Kritis Terlampaui

    • Baterai lithium umumnya hanya dirancang untuk bertahan pada suhu operasional maksimal 45°C hingga 60°C.

  • Efek Oven di Ruang Jok

    • Saat motor diparkir di bawah terik matahari, panas dari radiasi luar berpadu dengan sisa hawa panas mesin di bawahnya. Ruang jok yang tertutup rapat akan memerangkap panas tersebut hingga suhunya melonjak drastis di atas 70°C.

  • Reaksi Kimia Berantai (Thermal Runaway)

    • Suhu ekstrem ini akan merusak lapisan pemisah (separator) internal di dalam baterai. Akibatnya, terjadi korsleting pendek di dalam sel baterai yang menghasilkan gas hidrogen sangat mudah terbakar.

  • Ledakan dan Kebakaran

    • Gas yang terperangkap di dalam casing akan memuai hebat hingga strukturnya retak, meledak, dan mengeluarkan percikan api. Berhubung posisi jok menempel langsung dengan tangki bensin, api tersebut bisa langsung menyambar bahan bakar dan menyebabkan kebakaran besar.

Ciri-Ciri Powerbank yang Sudah Rusak dan Berbahaya

Ilustrasi membawa powerbank (freepik.com/freepik)

Coba cek kondisi powerbank milikmu sekarang. Jika menunjukkan tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya segera kurangi pemakaian dan jangan disimpan di tempat panas:

Ciri Fisik & Gejala

Analisis Kerusakan

Casing Mengkembung

Bentuk fisik mulai melengkung atau bengkak karena tekanan gas yang menumpuk di dalam sel baterai.

Terasa Sangat Panas

Perangkat mengeluarkan hawa panas berlebih yang tidak wajar, padahal sedang tidak digunakan (idle).

Bau Kimia Menyengat

Muncul aroma manis yang aneh atau bau hangus seperti plastik terbakar dari area port USB.

Daya Cepat Drop

Persentase indikator baterai menurun drastis secara acak dalam waktu singkat setelah diisi penuh.

Tips Aman Membawa Powerbank saat Berkendara

ilustrasi menggunakan powerbank (freepik.com/pvproductions)

Jika kamu memang terpaksa harus membawa powerbank saat bepergian naik motor, selalu simpan di dalam tas punggung atau tas selempang yang kamu kenakan, bukan di bagasi bawah jok.

Tas berbahan kain memiliki sirkulasi udara yang jauh lebih baik dan terhindar dari paparan langsung radiasi matahari serta panas mesin. Dengan begitu, suhu baterai akan tetap terjaga stabil di bawah batas aman. Stay safe di jalan, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article