Magelang, IDN Times - Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily mengatakan, tujuan dari kegiatan itu diharapkan dapat memberikan perspektif lebih utuh bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia.
Apalagi saat ini zaman tidak berjalan linier, tetapi melompat dalam ketidakpastian dan berubah dengan cepat.
"Perubahan dunia ini sangat berpengaruh atas kompleksitas ekonomi global yang tidak menentu. Lanskap seperti ini, kepemimpinan tidak hanya hadir secara fisik, tetapi harus bisa membaca geopolitik global atau segala perubahan yang terjadi," katanya saat sambutan pembukaan retret DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang, Kamis (16/4/2026).
Demi mewujudkan tujuan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, maka DPRD memiliki peran penting dalam mengawal dan mendukung tujuan tersebut.
Lebih lanjut, menurutnya, DPRD bukan hanya memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, melainkan penjaga harmoni kepentingan nasional dan aspirasi lokal.
"DPRD harus bisa merumuskan dan mendesain pembangunan kita. Keputusan anggaran dan kebijakan harus diarahkan agar mampu berkontribusi pada masyarakat dan bangsa Indonesia," jelasnya.
Ace juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang telah mendukung secara penuh atas terselenggaranya kegiatan KPPD DPRD se-Indonesia tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada tiga cara pandang yang telah disampaikan oleh Gubernur Lemhannas.
Pertama, cara pandang melihat fenomena geopolitik. Kedua, cara pandang program prioritas. Ketiga, cara pandang mengelola pemerintahan dan menjalankan tugas.
