Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pesawat Pertama 2026, Lion Air Bawa 208 Penumpang Mendarat di Semarang

IMG-20260101-WA0005.jpg
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto mengalungkan selendang pada leher seorang penumpang pesawat Lion Air yang mendarat di bandaranya. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

Semarang, IDN Times - Maskapai Lion Air nomor lambung JT543 menjadi pesawat pertama yang mendarat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tepat di hari pertama tahun 2026.

Pesawat Lion Air tersebut membawa 208 penumpang dari Bandara Banjarmasin dengan tujuan Bandara Ahmad Yani.

Informasi dari pihak Bandara Ahmad Yani menyebut Lion Air berpenumpang 208 ini mendarat di Semarang Kamis (1/1/2026) jam 06.43 WIB pagi.

Alhasil, pengelola Bandara Ahmad Yani menggelar seremonial menyambut kedatangan para penumpang Lion Air.

General Manajer PT Angkasa Pura Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto mengatakan ada sesi pemberian souvenir kepada 208 penumpang Lion Air JT543.

"Penyambutan penumpang perdana ini merupakan wujud ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kami kepada para pengguna jasa bandara yang tiba pertama kali di Bandara Ahmad Yani. Kami berharap tahun 2026 penerbangan dari dan menuju Semarang semakin meningkat," ujar Sulistyo.

Selain penyambutan penumpang, sebelumnya juga dilakukan seremonial pelepasan penumpang terakhir yang berangkat dari Semarang, Rabu (31/12/2025) malam.

Penumpang pesawat Batik Air nomor penerbangan ID6353 tujuan Jakarta menjadi penumpang terakhir yang berangkat dari Semarang pada tahun 2025.

Pesawat yang membawa 88 penumpang itu lepas landas dari Bandara Ahmad Yani pada pukul 18.39 WIB. Sebelum proses boarding, manajemen bandara beserta para penumpang mengheningkan cipta bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian atas bencana yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagai informasi, Bandara Ahmad Yani melayani 2.365.513 penumpang sepanjang tahun 2025.

Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 5 persen jika dibandingkan dengan jumlah pergerakan pada tahun 2024 lalu dengan 2.261.934 pergerakan penumpang.

Sementara jumlah pergerakan pesawat di tahun 2025 berjumlah 20.425 pergerakan, atau mengalami pertumbuhan sebesar 11 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan pesawat pada tahun 2024 dengan 18.370 pergerakan.

“Untuk pergerakan kargo, di tahun 2025 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melayani sebanyak 23.721 ton kargo atau meningkat 25 persen dibandingkan dengan jumlah kargo tahun sebelumnya yang ada di angka 18.951 ton kargo,” tutur Sulistyo.

Sepanjang 2025, rute penerbangan didominasi penumpang dari dan ke Jakarta dengan 49,1 persen, diikuti Banjarmasin (11,3 persen), Pangkalanbun (7,3 persen), Balikpapan (7,1 persen), dan Bali (6,6 persen).

"Sepanjang 2025 beberapa rute penerbangan baru baik domestik dan internasional hadir. Ini menunjukkan Semarang cukup potensial sebagai sebuah destinasi. Kami berharap di tahun 2026 akan makin banyak lagi maskapai yang membuka penerbangan dari dan ke Semarang,” paparnya.

Sulistyo juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung Bandara Ahmad Yani. "Sinergi yang telah terjalin baik antara bandara, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder akan terus diperkuat sejalan dengan komitmen kami untuk senantiasa melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati,” kata Sulistyo.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Pesawat Pertama 2026, Lion Air Bawa 208 Penumpang Mendarat di Semarang

01 Jan 2026, 20:03 WIBNews