Semarang, IDN Times - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Selain itu, pelanggan listrik juga harus waspada terhadap potensi gangguan kelistrikan, khususnya saat hujan lebat, angin kencang, dan banjir.
PLN Bagi Tips Agar Aman dari Potensi Gangguan Listrik di Cuaca Ekstrem

Intinya sih...
PLN UID Jateng dan DIY mengimbau masyarakat tetap tenang menghadapi cuaca ekstrem.
Pelanggan listrik harus waspada terhadap potensi gangguan kelistrikan saat hujan lebat, angin kencang, dan banjir.
PLN juga memberikan tips agar aman dari potensi gangguan listrik di cuaca ekstrem.
1. PLN siagakan 1.700 personel operasional
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi fokus utama program kesiapsiagaan PLN.
“Sesuai dengan peringatan dini dari BMKG, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. PLN telah menyiagakan 1.700 lebih personel operasional dan infrastruktur pendukung selama 24 jam untuk mengantisipasi serta menangani potensi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ungkapnya, Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan, cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan pohon tumbang mengenai jaringan listrik yang mengakibatkan kabel menjuntai serta adanya kondisi genangan air di area instalasi listrik pelanggan yang berisiko membahayakan keselamatan.
2. Matikan aliran listrik untuk cegah kesetrum
Maka itu, disamping tetap siaga menangani keandalan listrik, PLN juga meminta masyarakat menjaga keselamatan saat cuaca ekstrem melanda, berikut tipsnya:
Pertama, matikan aliran listrik bila air mulai memasuki rumah. Segera hentikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) di meteran atau kWh Meter guna mencegah risiko tersengat listrik.
Kedua, cabut peralatan elektronik dari stop kontak. Lepaskan seluruh perangkat listrik dari sumbernya untuk menghindari arus pendek. Jika genangan air meningkat, pindahkan peralatan ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
3. Periksa instalasi listrik dan elektronik
Ketiga, periksa kembali instalasi listrik dan peralatan sebelum digunakan apabila tergenang air, pastikan peralatan elektronik dalam kondisi kering sepenuhnya dan aman dari genangan air sebelum digunakan untuk mencegah korsleting dan bahaya lain.
“Air merupakan konduktor kuat yang sangat berbahaya bagi sistem kelistrikan rumah tangga. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan khususnya saat hujan lebat yang berpotensi banjir,” terang Bramantyo.
4. Laporkan gangguan listrik lewat PLN Mobile
PLN juga terus mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan atau gangguan jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.
Laporan cepat dari masyarakat membantu petugas PLN merespons lebih cepat, terutama bila diperlukan penghentian sementara pasokan listrik demi keselamatan bersama.
Dengan kesiapsiagaan yang ditingkatkan dan dukungan informasi dini dari BMKG, PLN berharap masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan aman dan tetap terlindungi.