Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Cek Informasi Rombongan Aksi dari Jateng yang Hendak ke Jakarta
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono (Botok) saat ditanya soal adanya audiensi pimpinan DPR dengan Forum Komunikasi Rakyat Pati di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/8/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Koordinator AMPB menyebut empat bus berisi sekitar 200 warga Pati menuju Jakarta dicegat aparat saat hendak keluar wilayah Pati, berdasarkan pesan dan video dari anggota.
  • Polda Jateng belum memberi konfirmasi final; polisi masih memperbarui informasi pergerakan massa dari Jawa Tengah menuju aksi di DPR RI pada 27 Agustus 2026.
  • Aksi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset turut disorot pemerintah daerah, yang meminta ketertiban dijaga; Sekda Jateng menegaskan aspirasi boleh disampaikan sesuai aturan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (26/8/2026)

Empat bus yang membawa sekitar 200 demonstran dari Pati menuju Jakarta dicegat aparat saat hendak keluar dari wilayah Pati. Di Semarang, BEM Semarang Raya juga dijadwalkan menggelar aksi.

Kamis (27/8/2026)

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berencana mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI untuk mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.

27 Agustus 2026

Warga Pati disebut bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi, sementara pemerintah daerah mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas Pati.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Empat bus berisi sekitar 200 demonstran dari Pati yang hendak menuju Jakarta dilaporkan dicegat aparat keamanan saat akan keluar dari wilayah Pati.
  • Who?
    Rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dipimpin koordinasinya oleh Teguh Istiyanto, serta aparat kepolisian yang dilaporkan melakukan pencegatan.
  • Where?
    Pencegatan dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ketika rombongan hendak berangkat menuju Jakarta untuk aksi di depan Gedung DPR RI.
  • When?
    Pencegatan dilaporkan terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026. Aksi di depan Gedung DPR RI dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Why?
    Rombongan AMPB berencana mengikuti demonstrasi untuk mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset. Alasan aparat melakukan pencegatan per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Teguh Istiyanto menerima pesan dan video dari anggota AMPB mengenai pencegatan tersebut. Polda Jawa Tengah masih melakukan pembaruan informasi dan belum memberi keterangan resmi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Empat bus dari Pati mau pergi ke Jakarta untuk ikut aksi. Ada kira-kira 200 orang di dalam bus. Mereka bilang bus itu dicegat polisi saat mau keluar dari Pati. Polisi Jawa Tengah masih mencari tahu kabar ini. Orang-orang ingin meminta RUU Perampasan Aset disahkan. Pemerintah Pati mengajak semua orang tetap aman dan tertib.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto, mengatakan empat bus rombongan demonstran dari Pati yang menuju Jakarta dicegat aparat keamanan, Rabu (26/8/2026). Massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu dicegat polisi saat ingin keluar dari wilayah Pati.

Informasi tersebut didapat dari anggota AMPB yang mengirimkan pesan dan video mengenai pencegahan bus itu.

"Satu bus ada 50 orang, ada empat bus berarti 200 orang," kata dia saat menggelar aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, hari ini.

IDN Times berusaha mengkonfirmasi kabar tersebut kepada Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto, namun hingga berita ini tayang belum ada jawaban dari pihak Kepolisian daerah Jateng. Sebelumnya Yulianto juga mengatakan masih melakukan update terkait kabar yang santer di medsos tentang pergerakan massa dari Jateng yang menggunakan bus untuk bergabung dalam aksi yang akan dilangsungkan di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026), "Saya update dulu ya," ucapnya singkat.

Sebelumnya di medsos beredar konten pergerakan massa menggunakan bus dari Jawa Tengah dan wilayah lain di Indonesia menuju DPR RI jelang aksi pada Kamis. Di Kota Semarang hari ini Rabu juga bakal digelar aksi BEM Semarang Raya Rabu (26/8/2026) siang ini, sekitar 1.000 mahasiswa dari 10 hingga 11 perguruan tinggi di Semarang Raya akan menggelar demosntrasi.

Mereka membawa lima tuntutan yang disebut panca tuntutan rakyat atau Pantura.

Sebelumnya Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra buka suara terkait rencana warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang akan mengikuti demonstrasi di gedung DPR RI Kamis (27/8/2026) untuk mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengungkapkan sebaiknya masyarakat turut menjaga keamanan karena mempengaruhi perekonomian Pati.

“Kondusivitas Pati sangat berpengaruh terhadap roda ekonomi Kabupaten Pati, baik bagi pelaku usaha, UMKM maupun upaya kita menarik investor,” urainya, Rabu (26/8/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi daerah agar tetap aman dan terkendali. Sebab saat ini, Pati sedang menjadi sorotan nasional usai sejumlah warga bertolak ke Jakarta untuk aksi pada 27 Agustus 2026.

Menurutnya menjaga kondusivitas Kabupaten Pati bisa mendukung perputaran ekonomi daerah. Lebih jauh lagi ia mengimbau seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi daerah agar tetap aman dan terkendali. "Pati menjadi sorotan nasional,” ujarnya.

Sekda Jateng, Sumarno, mengatakan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Termasuk terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan tuntutan hukuman mati bagi koruptor.

Ia meminta aspirasi disampaikan dengan baik dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Penyampaian aspirasi hak masyarakat, sepanjang penyampaiannya sesuai ketentuan Undang-Undang," kata Sumarno.

Curated For You

Editorial Team

Related Article