Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi di Jateng Janji Gak Represif saat Razia Natal dan Tahun Baru

Polisi di Jateng Janji Gak Represif saat Razia Natal dan Tahun Baru
Para personel Polantas saat ikut apel gabungan operasi zebra di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)
Share Article

Semarang, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah bakal menertibkan penerapan protokol kesehatan di ruas jalan raya untuk mencegah timbulnya gelombang ketiga penularan COVID-19 di 35 kabupaten/kota.

1. Polisi janji disiplinkan protokol kesehatan di jalan

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho mengecek kesiapan polantas untuk razia Nataru 2021. (Dok Humas Polda Jateng)
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho mengecek kesiapan polantas untuk razia Nataru 2021. (Dok Humas Polda Jateng)

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho mengungkapkan, personelnya telah dikerahkan untuk menggelar razia mulai Senin (15/11/2021) hingga 28 November 2021. Namun, ia berkata, razia di jalanan akan dilakukan secara persuasif agar tidak memicu gesekan antarpengguna jalan raya.

"Kita akan berusaha mendisiplinkan pengguna jalan supaya kembali mematuhi aturan prokes. Jadinya kita tegaskan tidak akan ada operasi yang bersifat represif. Kita sebatas tegakan aturan protokol kesehatan sehingga mematuhi aturan lalu lintas sebagai antisipasi mengurangi angka fatalitas pengguna jalan. Ini juga akan dimanfaatkan untuk mencegah gelombang ketiga COVID-19 saat Natal dan tahun baru," ujar Agus.

2. Penindakan diganti dengan teguran dan peringatan

Aparat gabungan kepolisian saat apel razia Nataru di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)
Aparat gabungan kepolisian saat apel razia Nataru di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)

Agus menegaskan razia di jalan raya nantinya hanya menegur dan memberi peringatan bagi pengguna kendaraan pribadi yang melanggar aturan.

Ia menyampaikan ada ratusan petugas gabungan bersama Satgas COVID-19 yang bergerak turun ke jalanan untuk mendisiplinkan perilaku pengguna jalan raya. 

"Operasi zebra kali ini akan diganti dengan teguran dan peringatan," katanya.

3. Ditlantas Polda Jateng tunggu perintah pusat soal aturan libur

Ilustrasi Jalan Tol Trans Jawa. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Ilustrasi Jalan Tol Trans Jawa. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Soal upaya pembatasan arus lalu lintas selama libur Natal dan tahun baru, Agus menyatakan masih menunggu aba-aba dari pemerintah pusat.

"Kita siapkan skenario penutupan setelah ada pemberitahuan dari pusat. Sejauh ini ruas jalan tol siap dan aman dilewati selama Natal dan tahun baru," ungkapnya.

Ia mengatakan meski angka pelanggaran lalu lintas mulai berkurang, akan tetapi angka kematian pengguna jalan melonjak 30 persen selama pandemik.

4. Tidak ada penindakan hukum saat akhir tahun

Wakapolda Jateng, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji dan Ditlantas Polda Jateng saat memberikan keterangan di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)
Wakapolda Jateng, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji dan Ditlantas Polda Jateng saat memberikan keterangan di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)

Wakapolda Jateng, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji membenarkan jika selama razia Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tidak akan ada penindakan hukum.

"Jika tahun lalu ada penegakan hukum. Sekarang hanya tindakan edukatif dan persuatif. Hanya diberi pemahaman dan mengingatkan agar tidak diulang lagi. Tentu harapannya etika berlalu lintas semakin meningkat dan kecelakaan bisa menurun," bebernya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Awas Iklan Judi! Ini 2 Cara Aman Nonton Piala Dunia 2026

28 Jun 2026, 15:00 WIBNews