Polisi Ultimatum Pelaku Penembakan di Semarang untuk Serahkan Diri

Semarang, IDN Times - Aparat kepolisian bersama Kodim 0733 Semarang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan istri anggota TNI di Jalan Cemara Nomor 1, Perumahan Grand Cemara, Banyumanik, Kota Semarang. Olah TKP pada Kamis (21/7/2022) dilaksanakan jam 11.00 WIB itu untuk menemukan adanya jejak motor para pelaku yang berada di depan rumah korban berinisial R.
"Melalui olah TKP ini kita dapatkan sisa jejak para pelaku," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar dalam keterangan yang diterima IDN Times, Kamis (21/7/2022).
1. Dandim pimpin olah TKP bersama Kapolrestabes

Ia menyebut, Dandim 0733/BS Semarang, Letkol Honi Havana ikut memimpin langsung olah TKP di Perumahan Grand Cemara Banyumanik.
Selain memeriksa depan rumah korban, personelnya juga bergerak mengecek area jalan umum perumahan dan akses jalan raya.
2. Polisi temukan identitas dan motif pelaku penembakan

Dari hasil olah TKP, kata dia, ditemukan sejumlah bukti yang mengerucut pada motif aksi, modus operandi, dan identitas para pelaku.
"Secara detail, nanti kita sampaikan ketika kasus pelaku dan barang bukti telah tertangkap. Saat ini tim gabungan sedang berusaha menangkap para pelaku," terang Irwan.
3. Kapolrestabes yakin pelaku tertangkap segera

Lebih lanjut, ia mengultimatum keempat pelaku supaya secepatnya menyerahkan diri kepada polisi lantaran sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran.
"Para pelaku, baik eksekutor, aktor intelektual agar segera menyerahkan diri. Identitas kalian sudah kami ketahui. Bersembunyi itu hanya sesaat, pasti nanti akan tertangkap," imbuhnya.
4. TNI bantu memburu para pelaku

Di tempat yang sama, Dandim 0733 Semarang, Letkol Honi Havana berjanji akan membantu penuh kepolisian untuk meringkus para pelaku penembakan.
"Kami dari Kodim tidak akan menyerah. Kita bantu polisi tangkap pelaku. Sampai manapun, pelaku bakal kami tangkap," ujar Honi.



















