Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potensi Ricuh, Debat Cabup Pekalongan Diungsikan ke Patrajasa Semarang
Proses pelipatan surat suara Pilgub di Kota Bekasi. (Dokumen istimewa)

Semarang, IDN Times - Lokasi pelaksanaan debat calon Bupati Pekalongan dipastikan digeser ke Semarang sebagai upaya mengantisipasi adanya risiko konflik yang muncul antar timses paslon.

Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas SDM, KPU Kabupaten Pekalongan Dika Redana menuturkan sesuai kesepakatan dengan para pihak terkait, maka pelaksanaan debat cabup Pekalongan akan dilaksanakan Sabtu lusa di Patrajasa Semarang. 

"Pelaksanaan jam 19.00 di Hotel Patra Semarang. Untuk debat kami sepakat bersama tim penghubung para calon pelaksanaan hanya sekali di Semarang," kata Dika saat dikontak wartawan, Kamis (6/11/2024). 

Seperti diketahui, Pilkada Kabupaten Pekalongan diikuti dua kandidat. Paslon nomor 1, Fadia Arafiq-Sukirman dan paslon nomor 2, Riswadi-M Amin. 

Lebih lanjut, ia berkata pergeseran lokasi debat cabup Pekalongan dimaksudkan agar tidak terjadi gesekan konflik. Sebab, dari mitigasi risiko pihaknya memperkirakan jumlah massa simpatisan dan timses tiap calon akan berdatangan sangat banyak bila debat tetap digelar di Kota Batik. 

Sementara apabila debat cabup Pekalongan digeser ke Semarang ia memprediksi massa paslon yang datang hanya kalangan terbatas. 

"Debat cabup Pekalongan digeser ke Semarang untuk menjaga supaya tidak terjadi gesekan. Kalau di kabupaten kami pastikan yang datang akan banyak. Kalau di luar kota harapan kami yang datang sesuai undangan. Dan bisa diminimalisir," akunya.

Tak cuma itu saja, potensi kericuhan juga bisa terjadi seperti kejadian belum lama ini. "Untuk rencana sejak awal memang diluar kota. Maka pas ada kejadian itu kita lebih mantap lagi," sambungnya. 

Dalam pelaksanaan debat cabup Pekalongan, katanya tema besar yang diambil ialah menggali potensi kearifan lokal untuk mewujudkan kemakmuran kesejahteraan yang berkeadilan. 

Tema besar debat nantinya dijabarkan menjadi enam sub tema. KPU Pekalongan, telah menyiapkan para panelis dari Undip, Unnes, Universitas Sultan Agung (Unisula) dan Universitas Pamulang.

Sedangkan tim perumus materi debat mayoritas dari tokoh-tokoh Kabupaten Pekalongan. "Tim perumus kita ambil dari tokoh tokoh lokal dari sini," terangnya. 

Ia menambahkan telah meminta bantuan Polda Jateng untuk mengamankan jalannya debat cabup Pekalongan di Patrajasa. Dari info yang ia dapatkan penjagaan polisi dimulai dari perempatan Jalan Sisingamangaraja Candisari. 

"Pengamanan dari Sisingamangaraja sudah ada tim keamanan sampai Patra. Dari Polda Jateng," kata Dika. 

Editorial Team

Related Article