Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Waketum PSI Andy Budiman (baju hitam) bersama Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Ketum PSI Kaesang Pangarep terlihat memantau tahap persiapan konser untuk perayaan HUT PSI ke-9 di GOR Jatidiri Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Semarang, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sengaja memilih Kota Semarang sebagai tempat merayakan hari ulang tahun ke-9 karena kagum dengan keberagaman masyarakatnya. Waketum PSI Andy Budiman mengatakan Kota Semarang merupakan miniaturnya Indonesia. 

"Jadi PSI sejak awal dibagun memang perlu menunjukkan kalau Indonesia negeri yang beragam. Semarang kalau dipelajari dari riset ialah kota yang multikultural, multi etnis dan multi agama. Tapi masyarakatnya hidup rukun dan damai. Kota yang sangat membanggakan," kata Andy, Sabtu (9/12/2023).

Keberagaman budaya di Semarang, katanya bisa menjadi contoh bagaimana bangsa Indonesia bisa hidup rukun dan damai pada masa mendatang. 

"Jadi kami menghormati kota ini secara kultural dan sebagai nilai tambah bagi Indonesia. Kita perlihatkan rasa hormat itu dengan merayakan ulang tahun puncak PSI di sini," ujar pendiri komunitas Serikat Jurnalis Keberagaman (Sejuk). 

Sementara Andy menyebut kalau Semarang memiliki warisan budaya yang kaya dan menjadi simbol keragaman Indonesia. 

“PSI sejak awal memperjuangkan terbentuknya masyarakat yang terbuka dan toleran. Semarang adalah contoh terbaik," sambungnya. 

Acara puncak peringatan HUT PSI akan berlangsung di Stadion Jatidiri. Selain dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, acara juga akan dihadiri capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Curated For You

Editorial Team

Related Article