Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSI Siapkan Jaket Khusus untuk Jokowi, Status Baru Segera Diumumkan
Ketua DPP PSI, Bestari Barus. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Jokowi akan segera mengenakan jaket PSI sebagai simbol resminya menjabat Ketua Dewan Pembina partai tersebut, dengan prosesi penyematan dilakukan dalam waktu dekat di Solo.
  • Penyematan jaket oleh Kaesang Pangarep akan menjadi tanda publik bahwa Jokowi resmi bergabung dengan PSI dan mulai berperan aktif dalam struktur kepemimpinan partai.
  • Dukungan Jokowi terhadap PSI disebut menarik banyak tokoh untuk bergabung, termasuk Bestari Barus yang mengaku termotivasi oleh komitmen Jokowi membesarkan partai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan segera mengenakan jaket Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Atribut partai tersebut nantinya menjadi simbol resmi bergabungnya Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengatakan proses penyematan jaket kepada Jokowi akan dilakukan dalam waktu dekat. Meski demikian, ia belum mengungkapkan jadwal pasti pelaksanaannya.

“Jaketnya segera, dan paling cakep nanti jaket itu, Insyaallah,” kata Bestari saat ditemui di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (17/6/2026).

1. Penyematan jaket akan dilakukan langsung oleh Kaesang

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (5/6/2026) (Dok. DPP PSI)

Bestari menjelaskan, prosesi penyematan jaket PSI kepada Jokowi akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Menurutnya, pengumuman terkait waktu dan mekanisme penyematan akan disampaikan oleh Kaesang kepada publik.

Karena itu, ia enggan berbicara lebih jauh mengenai agenda tersebut.

“Dan itu menjadi ranah Ketua Umum untuk menyampaikannya kepada publik. Kasihlah ruang buat Ketua Umum, jangan kita borong semua, kan begitu,” tuturnya.

Ia menambahkan, posisi Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina PSI sejatinya sudah beberapa kali disampaikan oleh Kaesang dalam sejumlah kegiatan partai di berbagai daerah.

2. Jadi simbol bergabungnya Jokowi ke PSI

Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Bestari menilai penyematan jaket memiliki makna penting karena menjadi simbol bahwa Jokowi telah resmi berada di barisan PSI. Momen tersebut juga akan mempertegas posisi politik Jokowi di mata publik.

“Ya, bisa seperti itu (sebelum keliling), bisa mengalir. Yang paling penting adalah bahwa menjadi permakluman publik Pak Jokowi itu bukan sekadar kata-kata saja,” kata Bestari.

“Tetapi nanti, setelah disematkan jaket itu dan diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum, itu menjadi permakluman publik sebesar-besarnya bahwa Pak Jokowi sudah bersama PSI dan tidak lagi bersama PDI,” sambungnya.

Menurut Bestari, jaket PSI hanyalah simbol. Namun, penyematan tersebut akan menandai dimulainya peran aktif Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina partai.

“Tentunya kalau soal jaketnya itu kan simbolik. Penjaketan itu simbolik tentu menyesuaikan dengan waktu dan tempat nanti di mana Ketua Umum yang akan menyematkan secara simbolis, dimulainya efektifnya beliau nanti Pak Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina,” ujarnya.

3. Dukungan Jokowi disebut menarik banyak tokoh bergabung

Mantan Presiden Jokowidodo saat menyapa dan bersalaman dengan para pedagang serta warga di pasar tradisional. (https://www.instagram.com/jokowi?igsh=MWZjM3J1bXkxcjI3ZQ%3D%3D)

Di sisi lain, Bestari mengklaim dukungan Jokowi terhadap PSI memberikan dampak positif bagi partai. Ia menyebut banyak pihak mulai melirik PSI setelah Jokowi menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan bekerja bagi partai tersebut.

Bestari bahkan mengaku menjadi salah satu tokoh yang memutuskan bergabung ke PSI karena melihat keseriusan Jokowi dalam membantu membesarkan partai.

“Semua orang tanpa terkecuali pada hari ini sangat ingin login PSI. Kira-kira gitu. Ah, termasuk saya. Saya pindah dari partai sono, ya kan, pindah ke PSI karena Pak Jokowi menyatakan secara tegas mengatakan bahwa ‘Saya akan mendukung PSI dan saya akan bekerja keras untuk PSI’. Itu motivasi buat saya dari Pak Jokowi, kira-kira itu,” pungkasnya.

Editorial Team

Related Article