Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puan Pertimbangkan Gibran Jadi Cawapres Ganjar, Putra Jokowi Menolak
Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. (IDN Times/Larasati Rey)

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi komentar dari Ketua DPP Partai DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani, terkait pernyataan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk menjadikan Gibran sebagai cawapres pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

1. Mengaku tak tahu menahu soal pernyataan Puan.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani berkuda bersama (IDN Times/Istimewa)

Ditanya soal kemungkinan menjadi cawapres Ganjar, Gibran justru berkelar, ia mempertanyakan soal pernyataan tersebut.

"Beliau (Puan Maharani) yang bilang? Saya malah nggak tahu," kata Gibran, saat ditemui di Balaikota Solo, Jumat (18/8/2023).

2. Takut Ganjar kalah jika dipasangkan dengannya

Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming. (IDN Times/Larasati Rey)

Ditanya lebih lanjut apakah akan siap jika nantinya ia ditunjuk menjadi cawapres Ganjar, Gibran justru menolak, dan meminta agar jangan dirinya yang ditunjuk.

Gibran mengaku kuatir jika Ganjar dipasangkan dengan dirinya, takut akan kalah gara-gara dirinya. 

"Waduh ya jangan saya. Kan saya bukan siapa-siapa. Takutnya nanti Pak Ganjar kalah gara-gara saya kan repot. Jangan, jangan. Yang senior-senior saja,"katanya.

3. Ingin dipasangkan dengan Ibas Yudhoyono

IDN Times/Aldzah Fatimah Aditya

Kendati demikian Mahkamah Konstitusi, belum menyelesaikan sidang gugatan usia wakil presiden menjadi minimal 35 tahun. Sebelumnya, Gibran juga santer dipasangkan menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Ditanya soal pilihan, apakah nantinya akan memilih manjadi cawapres Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, Gibran justru memberikan jawaban yang beda. Ia malah ingin dipasangkan dengan Ibas Yudhoyono.

"Ya tinggal nunggu ada penawaran cawapresnya Pak Anies. Tapi saya pinginnya (inginnya) sama Mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono, anak kedua Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono)," kelakarnya.

Namun saat ditanya lebih lanjut apakah akan berkomunikasi dengan Ibas, Gibran justru mengaku tidak berani. "Ora duwe jalure (tidak punya jalurnya). Nggak berani lah. Beliau kan Ketua Fraksi (Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI), anak presiden, nggak berani saya," pungkasnya. 

Editorial Team

Related Article