Ilustrasi Toko Kelontong (IDN Times/Reynaldy Wiranata)
Ia menyatakan, bantuan modal usaha produktif untuk mustahik ini merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam penanggulangan kemiskinan. Melalui program itu, Baznas bertekad untuk mengubah para mustahik ini kelak menjadi muzakki (pemberi zakat).
"Mudah-mudahan tujuan kami ini berhasil. Maka kami berikan pelatihan kerja dan modal usaha produktif. Pendampingan kami lakukan melalui penyuluh agama tingkat kecamatan. Mereka dekat dengan penerima sehingga monitoring dapat berjalan baik," kata Daroji.
Beberapa bidang usaha yang dilakukan para penerima bantuan itu meliputi kuliner, toko kelontong, laundry, konveksi, jasa bengkel, pertanian, perikanan, dan peternakan. "Ke depan kami akan memberikan penghargaan khusus kepada para mustahik yang sudah berhasil menjadi muzakki," pungkasnya.