Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Stop Direndam Beras! Trik Pertama Menyelamatkan HP Masuk Air yang Benar Kata Teknisi

Kota Semarang
Stop Direndam Beras! Trik Pertama Menyelamatkan HP Masuk Air yang Benar Kata Teknisi
ilustrasi HP masuk air (pexels.com/Sergey Meshkov)
  • Teknisi melarang merendam HP basah dalam beras karena pati dan debunya dapat menyumbat celah, mempercepat korosi, serta memicu korsleting.
  • Setelah HP terkena air, segera matikan daya, jangan charge, lalu lepaskan casing, SIM tray, kartu SIM, dan MicroSD untuk membantu sirkulasi udara.
  • Keringkan bagian luar dengan microfiber atau tisu, gunakan silica gel atau kipas tanpa panas, lalu nyalakan setelah minimal 24 jam; bawa ke teknisi bila muncul gangguan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Kebanyakan orang akan langsung panik saat HP tak sengaja tercebur ke dalam air, bak mandi, atau tersiram air hujan. Trik klasik yang paling sering dilakukan—bahkan dipercayai secara turun-temurun—adalah langsung menimbun HP di dalam tumpukan beras.

Padahal, para teknisi ponsel justru melarang keras trik merendam HP di dalam beras! Pati dan debu halus dari beras dapat masuk ke dalam lubang charger, speaker, serta celah komponen mesin. Begitu terkena kelembapan, debu beras tersebut akan mengeras menjadi kerak, menyumbat saluran, hingga mempercepat korosi serta korsleting listrik (short circuit).

Lantas, bagaimana penanganan darurat yang benar? Simak 5 langkah dan trik pertama menyelamatkan HP masuk air yang direkomendasikan langsung oleh para teknisi berikut ini!

  1. 1. Langsung Matikan Daya HP (Jangan Pernah Coba Di-charge!)

    ilustrasi mengisi daya HP
    ilustrasi mengisi daya HP (pexels.com/Julio Lopez)

    Tindakan paling fatal yang sering dilakukan pengguna adalah panik lalu menekan tombol power berulang kali atau langsung mencolokkan kabel charger untuk mengecek apakah HP masih hidup.

    Risiko Fatal: Mengalirkan listrik saat ada air di dalam komponen mesin adalah pemicu utama korsleting (short circuit) yang sanggup merusak motherboard secara permanen.

    Solusi: Begitu HP diangkat dari air, segera matikan daya (Power Off) dan biarkan dalam kondisi mati total.

  2. 2. Lepas SIM Tray, Kartu Memory, dan Casing Tambahan

    ilustrasi penggunaan kartu SIM card di smartphone
    ilustrasi penggunaan kartu SIM card di smartphone (magnific.com/freepik)

    Segera lepaskan semua aksesori luar yang menempel pada badan ponsel untuk membuka jalur sirkulasi udara.

    Lepaskan casing/cover pelindung HP.

    Buka tempat kartu SIM (SIM tray) dan keluarkan kartu SIM beserta MicroSD.

    Langkah ini bertujuan membuka celah angin agar air yang terperangkap di dalam area slot kartu bisa keluar dan tidak mengendap.

  3. 3. Keringkan Bagian Luar Menggunakan Kain Microfiber atau Tisu

    kain lab microfiber
    kain lab microfiber (unsplash.com/GiorgioTrovato)

    Gunakan kain lap yang bertekstur lembut dan menyerap air secara efektif, seperti kain microfiber atau tisu dapur tebal.

    Usap seluruh permukaan bodi HP, sudut-sudut kamera, hingga sela-sela tombol fisik.

    Penting: Hindari mengocok-ngocok HP secara berlebihan! Mengoyak atau mengocok HP justru berisiko membuat tetesan air di bagian luar makin terdorong masuk ke area dalam mesin yang lebih sensitif.

  4. 4. Gunakan Silica Gel atau Kipas Angin (Bukan Hair Dryer!)

    ilustrasi kipas angin
    ilustrasi kipas angin (pexels.com/butfirstcaphesuada)

    Sebagai pengganti beras yang berbahaya, manfaatkan media pengering yang jauh lebih aman dan teruji secara teknis.

    Gunakan Silica Gel: Masukkan HP ke dalam wadah kedap udara bersama beberapa sachet Silica Gel. Silica gel memiliki daya serap kelembapan yang sangat tinggi tanpa meninggalkan debu atau residu.

    Manfaatkan Kipas Angin: Jika tidak ada silica gel, letakkan HP di depan hembusan angin dari kipas angin biasa.

    Pantangan: Jangan gunakan hair dryer atau menjemurnya di bawah terik matahari langsung! Suhu panas berlebih dari hair dryer dapat melelehkan lem perekat layar/komponen serta merusak baterai lithium HP.

  5. 5. Gunakan Fitur "Water Eject" atau Suara Frekuensi Tinggi Saat HP Kembali Nyalakan

    ilustrasi Water Eject di vivo Y400 4G (vivo.com)
    ilustrasi Water Eject di vivo Y400 4G (vivo.com)

    Setelah didiamkan sekurang-kurangnya 24 jam dan dipastikan bagian dalam benar-benar kering:

    Nyalakan HP kembali. Jika HP berhasil hidup normal, buka browser atau aplikasi pemutar suara, lalu cari "Water Eject Sound" atau suara frekuensi tinggi khusus pembersih speaker.

    Gelombang getaran suara dari frekuensi ini akan mendorong sisa-sisa tetesan air yang masih tersangkut di dalam membran speaker keluar secara otomatis.

    Jika setelah melakukan langkah-langkah darurat di atas HP kamu masih menunjukkan gejala gangguan (seperti layar bergaris, suara mati, atau HP cepat panas), segera bawa ke service center resmi atau teknisi terpercaya untuk penanganan pembongkaran lebih lanjut!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More