Semarang, IDN Times - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Suharnomo menyarankan kepada jajaran pengajar untuk menahan diri dari polemik kematian dokter PPDS anestesi, ARL. Ia juga meminta seluruh civitas akademika untuk berhenti berpolemik agar tidak memperkeruh suasana.
"Saya minta jajaran civitas akademika berhenti berpolemik dan berdebat tentang peristiwa kematian mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran Undip. Stop sekarang juga. Tidak usah membuat pernyataan-pernyataan dan tidak usah terpancing, kita tunggu sampai ada hasil penyidikan resmi dari kepolisian," tutur Suharnomo, Jumat (6/9/2024).
