Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Simulasi Makan Siang Bergizi Sasar 24 Sekolah di Semarang

Simulasi Makan Siang Bergizi Sasar 24 Sekolah di Semarang
Pemkot Semarang meluncurkan program Strategi Pemberian Makan Siang untuk Perbaikan Gizi dan Pencegahan Obesitas (Stroberi) di Kantor Kecamatan Ngaliyan, Kamis (15/8/2024). (dok. Pemkot Semarang)
Share Article

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang bersama Perkumpulan Pengadaan Jasa Boga Indonesia (PPJI) Jawa Tengah dan PPJI Kota Semarang akan menggelar simulasi makan siang bergizi. Kolaborasi itu menyasar 24 sekolah SD dan SMP di Ibu Kota Jawa Tengah. 

1. Susun buku menu makan siang

Uji coba program makan gratis (IDN Times/Larasati Rey)
Uji coba program makan gratis (IDN Times/Larasati Rey)

Makan siang bergizi tersebut disediakan puluhan anggota PPJI Kota Semarang. Mereka akan menyediakan makan siang bergizi untuk para siswa di sekitar tempat usaha masing-masing.

‘’Kami berupaya turut membantu program andalan pemerintah memberikan makan siang bergizi untuk anak sekolah,’’ ungkap Ketua DPD PPJI Jateng, Lilik Agus Gunarto, Minggu (6/10/2024).

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyambut baik inisiatif dan dukungan PPJI dalam menyediakan makan siang sehat dan bergizi bagi para siswa di sekitar tempat usaha mereka.

Perempuan yang akrab disapa Ita ini menyampaikan, Pemkot Semarang telah menyusun buku menu makan siang yang lengkap dan sehat dengan memastikan nilai gizi telah sesuai dengan masukan para ahli gizi serta memperhitungkan harga bahan makannya.

2. Tingkatkan kualitas gizi anak

Uji coba program makan bergizi gratis (IDN Times/Larasati Rey)
Uji coba program makan bergizi gratis (IDN Times/Larasati Rey)

"Harapannya (program ini) bisa meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Makanya, menunya sangat bervariasi jadi tidak nasi ramesan yang membuat anak-anak cepat bosan. Namanya juga dibuat menarik, biar anak-anak senang, seperti 'nasi telang', 'lele terbang', dan lainnya yang lucu-lucu," katanya.

Adapun, untuk program makan siang bergizi, Pemkot Semarang telah merintis sentra-sentra bahan pangan lokal menurut potensi tiap-tiap kecamatan. Sentra tersebut dianggap penting untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan selama program berlangsung agar tidak terjadi kelangkaan pada bahan pangan tertentu.

Secara umum, Ita mengaku Kota Semarang siap menjalankan program unggulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Hanya saja, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) makan siang bergizi dari pemerintah pusat.

"Pada prinsipnya Pemkot Semarang siap melaksanakan program makan siang bergizi. Untuk teknisnya nanti kita lihat juknisnya seperti apa," imbuhnya.

3. 200 PPJI siap bermitra dengan pemerintah

Uji coba program makan bergizi gratis (MBG). (IDN Times/Larasati Rey)
Uji coba program makan bergizi gratis (MBG). (IDN Times/Larasati Rey)

Sementara itu, Ketua DPC PPJI Kota Semarang, Yanti M Sakoer menuturkan, dari 24 sekolah yang akan menerima uji coba makan siang bergizi, 21 di antaranya merupakan SD, sisanya tiga SMP. Puluhan anggota PPJI Kota Semarang akan memberikan makanan bergizi dengan menu sehat yang disusun Pemkot Semarang.

‘’Hampir 200 anggota PPJI Kota Semarang kini bersiap-siap untuk menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan program makan siang bergizi untuk anak sekolah,’’ ujarnya.

Sementara, simulasi makan siang bergizi ini akan hadir di empat sekolah dalam waktu berturut-turut mulai Senin (7/10/2024).

‘’Kami senang sekali bisa berkolaborasi dengan Pemkot Semarang. Anggota PPJI yang merupakan UMKM, memiliki keahlian, kemampuan, dan pengalaman panjang dalam penyediaan produk makanan,’’ ungkap Yanti.

Share Article
Topics
Editorial Team
ANGGUN PUSPITONINGRUM
EditorANGGUN PUSPITONINGRUM

Latest News Jawa Tengah

See More

Guru Honorer Dihapus, Disdik Usul Penerimaan Guru ASN di Semarang

28 Mei 2026, 21:18 WIBNews