Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siswa di 20 Sekolah di Semarang Kena COVID-19, PTM Dihentikan

Siswa di 20 Sekolah di Semarang Kena COVID-19, PTM Dihentikan
Ilustrasi sekolah tatap muka (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Share Article

Semarang, IDN Times - Puluhan siswa di 20 sekolah di Kota Semarang terkena COVID-19. Dari kejadian itu Dinas Pendidikan Kota Semarang menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (1/11/2021). 

1. Disdik sebut ini bukan klaster COVID-19

Ilustrasi pelajar SMP Negeri.(Dok. SMP 5 Semarang)
Ilustrasi pelajar SMP Negeri.(Dok. SMP 5 Semarang)

Kabar terkait sekolah yang terpapar virus corona itu sudah beredar di aplikasi percakapan WhatsApp para orang tua siswa. Dari pesan tersebut disebutkan ada 20 sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP yang terpapar COVID-19

Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, bahwa kabar tersebut benar.

‘’Leres (benar, red). Namun, temuan kasus di puluhan sekolah itu bukan klaster baru COVID-19 PTM,’’ ungkapnya singkat saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

2. Pembelajaran tatap muka dihentikan satu minggu

Atas kejadian tersebut Dinas Pendidikan menghentikan pembelajaran tatap muka selama sepekan di semua sekolah mulai Senin (1/11/2021) hingga Sabtu (6/11/2021).

‘’Selama satu minggu pembelajaran tatap muka kami daring-kan,’’ tuturnya.

Penghentian PTM itu dilakukan untuk menunggu hasil tracking dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.

3. Berikut 20 daftar sekolah yang terpapar COVID-19

Ilustrasi anak-anak mencuci tangan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Ilustrasi anak-anak mencuci tangan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Untuk diketahui, 20 sekolah di Kota Semarang yang terpapar COVID-19 antara lain, SMK Mataram Semarang ada 5 siswa, SMA 3 Semarang ada 4 siswa, SMA 4 Semarang ada 1 siswa, SMP 40 Semarang ada 3 siswa, SMP 30 Semarang ada 5 siswa, SMP Maria Goreti ada 1 siswa.

Kemudian, MI Pancakarya ada 3 siswa, MI Nashrul Fajar ada 2 siswa, MI Miftahus Shibyan ada 1 siswa, SD 1 Islam Sultan Agung ada 1 siswa, SD Krapyak ada 1 siswa, SD Gemah ada 1 siswa, SD Muktiharjo Kidul ada 1 siswa, SD 2 Ngesrep ada 1 siswa. Selanjutnya, SD 3 Gebangsari ada 1 siswa, SD 2 Bringin ada 1 siswa, SD Kanisius Bringin ada 1 siswa, SD Darul Hasanah ada 2 siswa, SD 2 Bernardus ada 5 siswa, dan Ponpes Roudlotul Qur’an ada 2 siswa.

4. Sebanyak 42 siswa positif COVID-19

Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah (dokumen/IDN Times)
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah (dokumen/IDN Times)

Adapun, total dari 20 sekolah yang terpapar ada 42 siswa yang positif COVID-19.

Sementara, sekolah yang tidak terpapar COVID-19 juga menghentikan pembelajaran tatap muka untuk sementara. Salah satunya SD IB Annisa Semarang. Melalui WhatsApp, sekolah meneruskan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang dan memberitahukan kepada orang tua siswa bahwa pembelajaran tatap muka dihentikan.

5. Sekolah putuskan kembali terapkan pembelajaran secara daring

Ilustrasi siswa SD belajar daring. (ANTARA FOTO/Feny Selly)
Ilustrasi siswa SD belajar daring. (ANTARA FOTO/Feny Selly)

"Untuk mengantisipasi dan menunggu hasil tracking dari Dinkes, semua sekolah, TK negeri/swasta, SD negeri/swasta dan SMP negeri/swasta, tanggal 1--6 November 2021, KBM mohon dilakukan secara daring," kata isi pesan tersebut.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, maka PTM Terbatas Tahap 3 (Kelas 1--6) SD IB Annisa ditunda terlebih dahulu pelaksanaannya sampai dengan ada pemberitahuan berikutnya. Adapun, mulai saat ini seluruh siswa SD IB Annisa kelas 1 -- 6 kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Bantuan Operasional RT di Semarang Diimbau untuk Bangun Bank Sampah

25 Mei 2026, 16:19 WIBNews