Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siswa SD di Semarang Nikmati Masakan Katering di Makan Siang Bergizi

Siswa SD di Semarang Nikmati Masakan Katering di Makan Siang Bergizi
Simulasi makan siang bergizi gratis menyasar 24 sekolah SD dan SMP di Kota Semarang. (Dok. Pemkot Semarang)
Share Article

Semarang, IDN Times - Sebanyak 550 siswa SD Negeri Gisikdrono 2 Semarang menikmati makan siang bergizi gratis, Senin (7/10/2024). Hidangan yang disajikan tersebut merupakan masakan dari pelaku usaha katering di Kota Semarang. 

1. Simulasi berlangsung 4 hari

Simulasi makan siang bergizi gratis menyasar 24 sekolah SD dan SMP di Kota Semarang. (Dok. Pemkot Semarang)
Simulasi makan siang bergizi gratis menyasar 24 sekolah SD dan SMP di Kota Semarang. (Dok. Pemkot Semarang)

Simulasi program makan siang bergizi gratis ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Semarang dengan Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kota Semarang. Pada kesempatan tersebut turut hadir Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Kav Indarto. Kegiatan ini menyasar 24 sekolah SD dan SMP di Ibu Kota Jawa Tengah

Sesuai rencana, kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari mulai Selasa (7/10/2024) sampai dengan Kamis (10/10/2024). Sebanyak 4.279 kotak nasi bergizi akan disiapkan PPJI untuk didistribusikan kepada siswa di 21 SD dan 3 SMP di Kota Semarang. 

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekankan pentingnya menu makan siang yang tidak hanya gratis namun juga bergizi dan menarik selera anak-anak.

“Karena makan siang bergizi ini akan berkelanjutan dan pastinya makan siang bergizi harus terpenuhi gizinya dan menarik. Kita tahu anak-anak kalau makanannya tidak sesuai dengan selera mereka pasti sudah ditinggalkan karena seleranya berbeda,” ujarnya. 

2. Dorong perputaran ekonomi lokal

Ilustrasi pertanian di perkotaan atau urban farming. (Dok. Pemkot Semarang)
Ilustrasi pertanian di perkotaan atau urban farming. (Dok. Pemkot Semarang)

Sehingga pihaknya telah menyusun menu yang variatif dan bergizi seperti kimbap dengan isi lele atau ikan. Pihaknya juga berterima kasih kepada PPJI yang telah mempersiapkan program ini dengan baik dengan menyediakan pilihan menu berbeda untuk mencukupi kebutuhan gizi para siswa.

‘’Tidak hanya soal rasa dan gizi, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian serius. Maka itu, makanan ini sudah disampling oleh Dinas Ketahanan Pangan, Alhamdulillah semuanya steril dan aman semua,” kata perempuan yang akrab disapa Ita.

Lebih lanjut, pihaknya berharap program ini juga akan mendorong perputaran ekonomi lokal, baik pengusaha katering, kelompok tani, peternak, dan pelaku budidaya ikan sebagai pemasok bahan bakunya. 

“Harapan kami nantinya juga dari makan siang bergizi ini bisa melibatkan kelompok-kelompok tani kemudian gapoktan atau pelaku peternak sapi, budidaya ikan atau sebagainya. Sehingga, ada perputaran ekonomi di seluruh wilayah Kota Semarang, dan khususnya bisa memberikan kesejahteraan bagi semuanya,” pungkasnya.

3. Menu makanan disusun tim ahli gizi

Pemkot Semarang meluncurkan program Strategi Pemberian Makan Siang untuk Perbaikan Gizi dan Pencegahan Obesitas (Stroberi) di Kantor Kecamatan Ngaliyan, Kamis (15/8/2024). (dok. Pemkot Semarang)
Pemkot Semarang meluncurkan program Strategi Pemberian Makan Siang untuk Perbaikan Gizi dan Pencegahan Obesitas (Stroberi) di Kantor Kecamatan Ngaliyan, Kamis (15/8/2024). (dok. Pemkot Semarang)

Sedangkan, Ketua DPC PPJI Kota Semarang, Yanti M Sakoer menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung dan mensukseskan program makan siang bergizi. 

“Ini sudah ada contoh nilai gizinya, bahannya apa saja, kemudian nilai gizi per porsi, jadi ini disusun tim ahli gizi dari Dinas Kesehatan Kota Semarang. Jadi semua ini sudah terpenuhi untuk anak SD,” katanya. 

Sementara, setelah simulasi di SD Negeri 02 Gisikdrono, selanjutnya makan siang bergizi akan digelar di SMP Negeri 21 Semarang pada Selasa (8/10/2024) dengan 950 siswa yang akan menerima menu makan siang yang telah disusun oleh tim ahli gizi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

5 Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Ada Peluncuran Maskot

28 Jun 2026, 03:00 WIBNews