Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ada Laptop Gratis! Mengintip Mewahnya Program Khusus di SMPN 24 dan 25 Solo
Murid-murid sedang mengikuti pelajaran di SMP 24 Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Pemerintah Kota Surakarta meluncurkan Program Khusus di SMPN 24 dan 25 untuk menjaring siswa berpotensi tinggi, dengan kuota 150 siswa dari total 418 pendaftar.
  • Seleksi peserta mencakup tes akademik, IQ, psikometrik, ketahanan belajar, kesamaptaan, dan wawancara orang tua guna memastikan kualitas serta potensi intelektual calon siswa.
  • Program ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan unggulan yang terjangkau bagi semua kalangan, lengkap dengan fasilitas laptop gratis dan sistem pembelajaran modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times – Pemerintah Kota Surakarta mulai melakukan transformasi pendidikan melalui Program Khusus di SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 Surakarta. Program ini dirancang untuk menjaring siswa dengan potensi akademik dan intelektual tinggi agar dapat dipersiapkan menghadapi berbagai jalur pendidikan unggulan di masa depan.

Tak hanya menawarkan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau, program tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terbukti, kuota yang tersedia hanya 150 siswa, sementara jumlah pendaftar mencapai 418 orang.

1. Disiapkan untuk Masuk Sekolah dan Beasiswa Unggulan.

Walikota Solo Respati Ardi membuka program spmb sekolah unggulan di SMP 24 Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan negeri di Kota Solo.

“Dulu sekolah ini mungkin hanya menjadi pilihan terakhir. Namun hari ini kondisinya mulai berubah. Antusiasme masyarakat luar biasa. Transformasi pendidikan negeri di Surakarta dimulai dari sini,” kata Respati.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang sebagai sekolah persiapan bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik dan potensi intelektual yang baik. Para siswa nantinya akan mendapatkan pembinaan untuk menghadapi berbagai peluang pendidikan unggulan.

Melalui program tersebut, peserta didik dipersiapkan untuk bersaing melalui jalur prestasi, nilai akademik, hingga mengikuti program-program bergengsi seperti ASEAN Scholarship Singapore, Sekolah Garuda, maupun sekolah unggulan lainnya melalui jalur khusus.

2. Seleksi Tidak Hanya Berdasarkan Nilai Akademik

Walikota Solo, Respati Ardi. (IDNTimes/Larasati Rey)

Untuk bisa diterima di Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25, calon peserta didik harus mengikuti serangkaian seleksi yang cukup ketat.

Proses seleksi tidak hanya melihat nilai akademik semata, tetapi juga mencakup Tes Potensi Akademik (TPA), tes IQ, psikometrik, tes ketahanan belajar, kesamaptaan, hingga wawancara dengan orang tua siswa.

Dari total 418 pendaftar, sebanyak 314 berasal dari Kota Surakarta dan 104 lainnya berasal dari luar daerah.

Hasil seleksi menunjukkan kualitas peserta yang mendaftar cukup tinggi. Nilai TKA tertinggi tercatat mencapai 190 dari skor maksimal 200, dengan rata-rata peserta berada di atas angka 160. Sementara nilai IQ tertinggi mencapai 136 dengan rata-rata sekitar 112.

“Ini menunjukkan bahwa anak-anak yang masuk dalam program ini memiliki kemampuan akademik yang tinggi. Mereka adalah anak-anak istimewa dan memiliki potensi intelektual yang kuat. Hal ini juga diperkuat dengan hasil tes kesamaptaan, wawancara orang tua, serta tes ketahanan belajar,” ujar Respati.

3. Pendidikan Berkualitas Tak Harus Mahal.

Bangunan SMP 25 Solo. (IDan Times/Larasati Rey)

Respati menegaskan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 juga menjadi upaya pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki kemampuan akademik dan intelektual luar biasa sehingga perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Ini yang harus kita jaga. Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang terjangkau, tetapi tetap berkualitas. Pendidikan yang baik tidak selalu harus mahal. Tugas pemerintah adalah memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” tegasnya.

Saat ini masing-masing sekolah mendapat kuota 75 siswa atau total 150 siswa. Dengan tingginya minat masyarakat, Pemkot Surakarta berharap Program Khusus tersebut dapat menjadi model baru pendidikan negeri unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga.

KEUNGGULAN SEKOLAH:

1. Pengembangan potensi optimal

Program khusus untuk murid dengan kecerdasan, bakat istimewa, potensi akademik, dan potensi kesamaptaan

2. Metode

Menerapkan sistem Moving class, Kelas interaktif, penxekatan STEAM, dan pendampingan Binsuh

3. Persiapan Kompetensi global

Membekali murid untuk melanjutkan ke program Unggulan, seperti Sekolah Garuda atau beasiswa internasional

FASILITAS SEKOLAH

  • Paket seragam lengkap dan gratis

  • Fasilitas laptop inventaris

  • Sistem belajar Moving class

  • Pendalaman metode STEAM

  • Akses beasiswa sekolah unggulan

  • Program homestay

  • Kunjungan edukasi kontekstual

  • Program intensif penguatan Bahasa

Editorial Team

Related Article