Srikandi Pintar Indonesia dorong perempuan pelaku UMKM kembangkan bisnis. (Dok Srikandi Pintar Indonesia)
Pada kesempatan tersebut, perempuan pengusaha yang akrab disapa Dya Loretta ini melanjutkan bahwa untuk produk-produk lain yang tidak menjadi produk utama tetap didorong untuk dikembangkan, namun tak perlu dipaksakan. “Setiap produk selalu ada pasarnya, ikuti mana yang banyak peminatnya, yang potensi permintaan pasar paling tinggi,” jelasnya.
Kemudian, lanjut Dya Loretta, ketika permintaan pasar sudah stabil, boleh membuka target pasar yang baru dengan menyajikan variasi yang berbeda. Namun, produk yang menjadi backbone atau produk utama tetap dipantau.
Dya Loretta juga menjelaskan bahwa dalam berbisnis, ada yang memang fokus sebagai produsen ada juga yang berfokus sebagai agent atau reseller menjualkan produk orang lain. “Ibu-ibu pastikan mau fokus dimana, apakah fokus untuk memproduksi sebagai produsen dan terus berkreasi atau memilih sebagai agent atau reseller. Yang penting adalah komitmen dan konsisten,” ucapnya.
Yang pasti, jelas Dya Loretta, berbisnis di era sekarang ini luar biasa banyak peluangnya. “Saya saat ini sedang mengembangkan outlet di Jakarta yaitu Deeloo Corner. Saya berkolaborasi dengan mitra yang memiliki produk, misalnya kopi atau kukis untuk dijual di Deeloo Corner ini,” jelasnya.