Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Stop Simpan Bawang dan Tomat di Kulkas! Cara yang Benar Agar Tak Cepat Busuk
ilustrasi bawang merah dan bawang putih (pexels.com/Felix Schickel)
  • Bawang merah dan putih sebaiknya tidak disimpan di kulkas karena kelembapan membuat teksturnya lembek, memicu tunas serta jamur, dan aromanya bisa memengaruhi makanan lain.
  • Simpan bawang dalam wadah terbuka berventilasi di suhu ruangan yang kering dan sejuk, jauh dari sinar matahari langsung serta kentang.
  • Tomat di kulkas dapat kehilangan rasa dan aroma, bertekstur bertepung; simpan terbalik pada suhu ruangan, atau dinginkan maksimal 1–2 hari jika sangat matang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1–2 hari

Tomat yang sudah sangat matang dapat dimasukkan ke kulkas untuk memperpanjang daya simpan. Sebelum dimasak, tomat perlu dikembalikan ke suhu ruangan agar aromanya muncul kembali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Kulkas sering dianggap sebagai tempat terbaik untuk menjaga kesegaran seluruh jenis bahan makanan. Namun, tidak sedikit masyarakat yang belum menyadari bahwa menyimpan bawang merah, bawang putih, dan tomat di dalam lemari es justru mempercepat proses pembusukan serta merusak kualitas rasanya.

Suhu dingin dan kelembapan tinggi di dalam kulkas memiliki efek buruk pada karakter jaringan kedua jenis bahan dapur ini.

Berikut alasan mengapa bawang dan tomat sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas beserta panduan cara penyimpanan yang benar:

1. Mengapa Bawang Tidak Boleh Masuk Kulkas?

ilustrasi bawang merah (pexels.com/Galadima photography)

Bawang merah dan bawang putih memiliki sifat menyerap kelembapan secara cepat. Ketika dimasukkan ke dalam kulkas, udara lembap akan diubah oleh karbohidrat di dalam bawang menjadi gula. Dampaknya:

Tekstur bawang menjadi lembek dan tidak renyah lagi.

Memicu tumbuhnya tunas dan jamur secara cepat.

Aroma khas bawang dapat memengaruhi rasa makanan lain di sekitarnya.

2. Cara Simpan Bawang yang Benar:

Bawang merah (unsplash.com/Frank R)

Letakkan di wadah terbuka dengan sirkulasi udara yang baik (seperti keranjang jaring atau wadah berlubang).

Simpan pada suhu ruangan yang kering dan sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung.

Jauhkan dari kentang, karena kentang mengeluarkan gas etilen dan kelembapan yang dapat membuat bawang cepat busuk.

Mengapa Tomat Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas?

Suhu dingin di bawah 12°C pada kulkas dapat merusak membran sel di dalam dinding tomat. Kondisi ini menghentikan proses pematangan alami serta merusak enzim penghasil aroma khas tomat. Akibatnya:

Tekstur daging tomat berubah menjadi mealy (bertepung dan berair).

Aroma dan rasa manis alami tomat hilang.

Kulit luar tomat menjadi keriput dan mudah membusuk dari dalam.

3. Cara Simpan Tomat yang Benar:

Ilustrasi sayur tomat (pexels,com/The Design Lady)

Letakkan tomat pada suhu ruangan dalam posisi terbalik (tangkai menghadap ke bawah) untuk mencegah masuknya udara dan kelembapan dari bagian bekas tangkai.

Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

Jika tomat sudah sangat matang dan terpaksa dimasukkan ke kulkas untuk memperpanjang usia 1–2 hari, biarkan tomat kembali ke suhu ruangan sebelum dimasak agar aromanya keluar kembali.

Dengan menghentikan kebiasaan menyimpan bawang dan tomat di dalam kulkas, bahan dapur kamu tidak hanya jadi lebih awet dan tahan lama, tetapi juga menjaga cita rasa masakan tetap optimal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article