Semarang, IDN Times - Di tengah kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang dinamis, pengembang properti dituntut untuk memutar otak demi mempertahankan pangsa pasar. Merespons tantangan itu, PT Bangun Cipta Karya Indonesia (BCKI)—anak usaha dari perusahaan pengembang PT Fasindo Properti Indonesia—mengambil langkah strategis dengan mengintegrasikan teknologi rumah pintar (smart home) pada proyek hunian mereka di Semarang.
Untuk merealisasikan hal itu, BCKI menggandeng perusahaan penyedia teknologi PT Handyman Smart Teknologi. Kolaborasi ini tidak sekadar meningkatkan kualitas bangunan, melainkan menjadi manuver bisnis untuk mendongkrak nilai jual properti.
