Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Takut Sendirian saat Banjir, Paulina Milih Ngungsi di Rumah Anak

Takut Sendirian saat Banjir, Paulina Milih Ngungsi di Rumah Anak
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu membantu proses evakuasi warga saat meninjau banjir di Kelurahan Kuning, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (14/3/2024). (dok. Pemkot Semarang)

Semarang, IDN Times - Proses evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di Kota Semarang masih terus berjalan. Sejumlah pihak bahu membahu untuk menyelamatkan warga yang rumahnya diterjang banjir sejak Rabu (13/3/2024).

Paulina, salah satu warga RW 6 Kelurahan Kuningan, Semarang Utara memilih untuk dievakuasi dari rumahnya pada Kamis (14/3/2024). Perempuan berusia 54 tahun itu mengaku takut karena tinggal sendirian, sehingga ia ingin mengungsi ke rumah anaknya yang berada di Semarang Utara juga.

Ia bersama warga lain menggunakan perahu karet saat dievakuasi dari rumah hingga keluar dari kompleks tempat tinggalnya.

"Ketinggian banjir memang hanya 10 cm di dalam rumah. Tapi karena sendiri akhirnya mengungsi ke rumah anak saya," ujarnya.

Lurah Kuningan, Andi Widjanarto mengatakan, ada 154 warga terdampak saat banjir menerjang Kota Semarang. Namun, hanya 12 warga yang harus diungsikan karena tinggi air di rumah mereka mencapai satu meter.

‘’Sedangkan, warga lainnya tidak ingin diungsikan dan memilih bertahan di rumah masing-masing,’’ katanya saat dikonfirmasi IDN Times, Jumat (15/3/2024).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
ANGGUN PUSPITONINGRUM
EditorANGGUN PUSPITONINGRUM
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Cegah Kebocoran, Retribusi Sampah di Semarang Kini Dibayar Nontunai

15 Mei 2026, 14:04 WIBNews