Tertinggal Barang di Gerbong KRL? Ini Langkah Cepat Mengurusnya Lewat Stasiun Terdekat

- KAI Commuter menyediakan layanan Lost and Found untuk membantu penumpang KRL Solo-Jogja yang kehilangan barang di gerbong.
- Penumpang diminta segera melapor ke petugas Passenger Service atau menghubungi Contact Center KAI 121 dengan memberikan detail lengkap barang dan kronologi kejadian.
- Barang yang ditemukan akan diverifikasi sebelum diserahkan kembali tanpa biaya, sementara penumpang diimbau selalu memeriksa barang bawaan sebelum turun dari kereta.
Surakarta, IDN Times — Keasyikan mengobrol atau terburu-buru turun di stasiun tujuan sering kali membuat kita lengah, sampai-sampai ada barang berharga yang tertinggal di dalam gerbong KRL Solo-Jogja. Mulai dari payung, dompet, gawai, hingga tas belanjaan sering menjadi "penghuni" tak sengaja di kursi kereta komuter.
Jika hal ini menimpamu, jangan langsung panik dan mengikhlaskannya begitu saja, Lur! KAI Commuter memiliki sistem pengamanan barang penumpang yang sangat ketat melalui layanan Lost and Found.
Berdasarkan panduan resmi dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), berikut adalah langkah cepat yang harus segera kamu lakukan untuk mengurus barang yang tertinggal di KRL Solo-Jogja melalui stasiun terdekat.
1. Langsung Lapor ke Petugas Passenger Service di Stasiun

Begitu kamu sadar ada barang yang tertinggal setelah turun dari kereta, jangan menunda waktu. Segera temui petugas pengamanan (satpam stasiun) atau langsung menuju ke ruangan Passenger Service (Pelayanan Penumpang) yang ada di stasiun terdekat, baik itu di Stasiun Palur, Solo Balapan, Klaten, Lempuyangan, maupun Tugu Yogyakarta.
Petugas stasiun akan langsung berkoordinasi secara real-time menggunakan radio komunikasi (HT) dengan petugas pengawal kereta (Walka) yang berada di dalam KRL yang baru saja kamu naiki untuk melakukan penyisiran lokasi.
2. Berikan Detail Ciri Barang dan Kronologi yang Jelas

Agar petugas bisa menemukan barangmu dengan cepat di tengah ribuan penumpang lainnya, berikan informasi sepesifik mungkin. Pastikan kamu mengingat poin-poin berikut:
Rute dan Jam Keberangkatan: KRL arah ke Jogja atau arah ke Solo, serta jam berapa kamu naik/turun.
Posisi Gerbong: Di gerbong nomor berapa kamu duduk atau berdiri (misal: gerbong khusus wanita, gerbong nomor 3 dari depan).
Detail Ciri Barang: Sebutkan warna, merk, bentuk, atau isi dari barang yang tertinggal (misal: tas ransel hitam merk X berisi laptop).
3. Belum Sampai Rumah? Hubungi Contact Center KAI 121

Jika kamu baru menyadari barang tertinggal setelah berada di luar area stasiun atau sudah sampai di rumah, kamu tidak perlu balik lagi ke stasiun asal. Kamu bisa memanfaatkan layanan aduan terpusat milik KAI:
Telepon ke nomor 121 (Hotline KAI).
Kirim pesan melalui media sosial resmi KAI Commuter di Twitter/X @CommuterLine.
Petugas contact center akan membuatkan laporan resmi pengaduan barang tertinggal dan meneruskannya ke tim Lost and Found di lintasan Solo-Jogja.
4. Proses Verifikasi dan Pengambilan Barang

Jika barangmu berhasil ditemukan oleh petugas Walka, barang tersebut akan diamankan di pos stasiun terdekat atau stasiun pemberhentian terakhir (Stasiun Palur atau Stasiun Tugu Yogyakarta).
Untuk mengambilnya kembali, kamu harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu demi keamanan:
Datang ke stasiun yang ditunjuk oleh petugas dengan membawa Kartu Identitas (KTP/SIM).
Petugas akan mencocokkan identitasmu dengan detail barang.
Jika lolos verifikasi, kamu diminta menandatangani berita acara serah terima barang. Layanan ini 100 persen gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
KAI Commuter mengimbau agar setiap penumpang selalu melakukan double-check atau memeriksa kembali area kursi dan gantungan barang bawaan setiap kali menjelang stasiun tujuan. Jika menemukan barang milik orang lain yang tertinggal, jangan diambil ya Lur, melainkan segera serahkan ke petugas Walka di dalam kereta demi kenyamanan bersama. Selamat berkendara aman dengan KRL!


















