Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

TKD Ganjar-Mahfud Endus Lebih Banyak Kecurangan di Jateng, 1 Alamat Muncul 25 Orang

TKD Ganjar-Mahfud Endus Lebih Banyak Kecurangan di Jateng, 1 Alamat Muncul 25 Orang
Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng ditemani kader PDIP Supriyadi saat menggelar konferensi pers. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - Indikasi kecurangan pada pelaksanaan Pemilu 2024 juga ditemukan tim pemenangan paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud. Tim Kampanye Daerah (TKD) Ganjar-Mahfud mensinyalir kecurangan yang muncul berupa dugaan penggelembungan suara yang terjadi hampir di semua kabupaten/kota wilayah Jawa Tengah

"Aksi penggelembungan suara ini yang membuat kita sangat waspada. Walaupun teman-teman selama ini saya lihat sudah lelah bertugas meningkatkan kewaspadaan yang memang melelahkan, tetapi sampai akhir jelang coblosan tanggal 14 itu ada DPT-DPT di banyak titik dilaporkan hampir semua kabupaten ada, ada tambahan," kata Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng, Agustina Wilujeng di Panti Marhen Jalan Brigjen Sudharto Semarang, Senin (5/2/2024). 

1. Muncul satu alamat 25 orang di Salatiga

Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng menyatakan dengan mencoblos surat suara bergambar Ganjar-Mahfud maka akan memenangkan Pemilu 2024 menjadi satu putaran. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng menyatakan dengan mencoblos surat suara bergambar Ganjar-Mahfud maka akan memenangkan Pemilu 2024 menjadi satu putaran. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Agustin berkata indikasi kecurangan bermunculan di tiap kabupaten/kota. Hasil penelusuran relawan dan internal partainya kecurangan Pemilu terjadi saat tahap verifikasi akhir daftar pemilih tetap (DPT). 

Di Salatiga misalnya, ia menemukan ada satu rumah dalam satu alamat yang justru muncul nama 25 orang. Ketika dikroscek ulang, katanya sang pemilik rumah mengaku tidak pernah menambah jumlah orang. 

"Ya menurut teman-teman itu hasil verifikasi akhir. Di Salatiga ditemukan satu alamat 25 orang. Sudah dicek ternyata bahwa pemilik alamat itu tidak pernah menambah jumlah orang di KK (kartu keluarga). Jadi siapa dia," terangnya. 

2. TKD selidiki dan lakukan verifikasi

Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng mencontohkan kepada relawan dan partainya cara mencoblos surat suara di nomor urut 3. (IDN Times/Fariz Fardianto (
Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng mencontohkan kepada relawan dan partainya cara mencoblos surat suara di nomor urut 3. (IDN Times/Fariz Fardianto (

Setelahnya internal PDIP dan relawan pendukung Ganjar-Mahfud lalu berusaha meminta klarifikasi kepada pihak penyelenggara pemilu setempat. Fakta yang muncul itu akhirnya diberi solusi oleh pihak penyelenggara pemilu bahwa petugas relawan PDIP sebaiknya turut memantau saat menjelang tahapan coblosan. 

"Akhirnya ditindaklanjuti teman-teman dengan melakukan klarifikasi ke penyelenggara pemilu di titik tersebut. Dan penyelenggara pemilu bersama teman keseluruhan partai menjaga kalau ada orang bawa undangan ke alamat itu perlu diverifikasi kembali. Siapa dia, dari mana, surat apa yang dia bawa kenapa, tiba-tiba masuk ke situ dan lain sebagainya. Ini cara kita menahan proses penggelembungan suara," tuturnya. 

3. PDIP Jateng akan pasang 20 penjaga tiap TPS

Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng saat nonton bareng debat kelima capres di Panti Marhen PDIP Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketua TKD Ganjar-Mahfud Jateng Agustina Wilujeng saat nonton bareng debat kelima capres di Panti Marhen PDIP Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lebih lanjut lagi, pihaknya menduga ada banyak sekali wilayah yang terindikasi mengalami penggelembungan suara menjelang coblosan Pemilu 2024. Bahkan potensi kecurangan bermunculan di tiap daerah. 

Soal apakah temuan kecurangan lebih banyak ketimbang laporan dari Timnas AMIN, pihaknya menegaskan laporan kecurangan yang didapat TKD Ganjar-Mahfud lebih banyak. 

PDIP Jawa Tengah saat ini berusaha membangun barisan yang rapat di tiap TPS untuk menangkal segala jenis kecurangan pemilu. 

"Ada banyak wilayah, di tiap wilayah terjadi. Ada lebih banyak temuan. Tapi kita tidak boleh suuzan. Yang penting kita jaga TPS masing-masing. Kalau PDIP ini sangat rapat. Tiap TPS tidak hanya satu petugas atau dua. Masing-masing TPS ada 20 orang penjaga untuk menjaga lima kertas suara DPD-RI DPRD DPR RI capres. Tidak hanya Pilpres, kecurangan tentu tidak boleh terjadi di lini apa pun," tegasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews