Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Trafo Terbakar, Aktivitas di Terminal Notog Banyumas Sempat Panik
Trafo terbakar di terminal bus trans banyumas yang sempat membuat panik warga dan crew bus, Rabu (19/9/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Trafo listrik di Terminal Bus Trans Banyumas, Desa Notog, terbakar pada Rabu sekitar pukul 10.40 WIB, memicu kepanikan setelah terdengar ledakan dan muncul asap dari tiang listrik.
  • PLN menduga kebakaran dipicu arus pendek, sementara polisi dan Koramil mengamankan lokasi serta mengatur area. Penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lanjutan.
  • Bus Trans Banyumas yang berada di bawah tiang listrik segera dikeluarkan dari terminal. Tidak ada korban jiwa maupun luka, dan situasi kembali aman setelah penanganan awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu

Trafo listrik di Terminal Bus Trans Banyumas, Desa Notog, terbakar sekitar pukul 10.40 WIB dan memicu kepanikan. Petugas mengamankan lokasi, bus Trans Banyumas dikeluarkan dari terminal, dan tidak ada korban jiwa maupun luka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Trafo listrik di kawasan Terminal Bus Trans Banyumas terbakar, mengeluarkan api dan kepulan asap dari kotak trafo di tiang listrik.
  • Who?
    Petugas PLN, Polsek setempat, Koramil, sopir Trans Banyumas Aris, saksi Roby, serta warga dan petugas di sekitar terminal terlibat dalam penanganan situasi.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di kawasan Terminal Bus Trans Banyumas, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 10.40 WIB.
  • Why?
    Petugas PLN menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik yang menyebabkan percikan api. Penyebab pastinya per saat ini masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
  • How?
    Bus Trans Banyumas dikeluarkan dari terminal, sementara polisi dan Koramil mengamankan lokasi serta mengatur arus. PLN menangani pemeriksaan dan perbaikan jaringan terdampak. Tidak ada korban jiwa atau luka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Trafo listrik di Terminal Notog Banyumas terbakar hari Rabu pagi. Orang-orang sempat takut karena ada bunyi ledakan dan asap. Petugas PLN bilang mungkin ada listrik korslet, tapi masih diperiksa. Bus Trans Banyumas segera keluar dari terminal. Polisi dan petugas menjaga tempat itu. Tidak ada orang yang terluka, dan sekarang tempatnya sudah aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat petugas, aparat setempat, dan pengemudi Trans Banyumas membantu membatasi risiko saat kebakaran trafo terjadi. Pengamanan area, pengaturan arus, serta pemindahan bus dari bawah tiang listrik menunjukkan langkah antisipatif yang efektif. Tanpa korban jiwa maupun luka, situasi di Terminal Notog juga dapat kembali aman dan kondusif setelah penanganan awal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BANYUMAS, IDN Times – Sebuah trafo listrik di kawasan Terminal Bus Trans Banyumas, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, terbakar pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga dan petugas di sekitar lokasi panik. Api terlihat muncul dari kotak trafo yang berada di tiang listrik hingga menimbulkan kepulan asap.

Salah seorang saksi, Roby, mengatakan dirinya sedang duduk di kantor ketika tiba-tiba mendengar suara ledakan dari arah trafo listrik.

"Saya sedang duduk di kantor, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari kotak trafo di tiang listrik," kata Roby saat ditemui IDN Times di lokasi.

1. Diduga Korsleting

Petugas PLN yang datang lebih awal berupaya mencoba memadamkan api dengan apatar sebelum damkar turun tangan, Rabu (19/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Petugas PLN yang datang ke lokasi menduga kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik yang menimbulkan percikan api. Namun, penyebab pasti kebakaran masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk sementara diperkirakan terjadi arus pendek hingga menyebabkan percikan api. Untuk penyebab pastinya masih perlu tindak lanjut," ujar petugas PLN.

Polsek setempat bersama Koramil kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan di sekitar titik kejadian.

Petugas juga melakukan pengaturan arus serta mengamankan lokasi untuk mencegah warga mendekati area trafo yang terbakar.

2. Bus trans Banyumas langsung diamankan keluar terminal

Bus trans banyumas yang berada di lokasi terminal langsung diamankan keluar area, dan nampak satu mobil damkar yang hanya 5 menit atasi kebakaran, Rabu (19/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Kondisi tersebut membuat sopir Trans Banyumas yang busnya berada tepat di bawah tiang listrik langsung mengambil langkah pengamanan.

Salah seorang sopir, Aris, mengatakan bus yang berada di area terminal langsung diinstruksikan keluar untuk menghindari kemungkinan hal yang tidak diinginkan.

"Langsung diinstruksikan keluar terminal," kata Aris, yang telah lima tahun menjadi sopir Trans Banyumas.

Bus kemudian dibawa menjauh dari titik kebakaran untuk mengantisipasi risiko apabila api merambat atau terjadi gangguan pada jaringan listrik.

3. Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Notog AKP Eko Sutanto dilokasi kejadian sebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Rabu (19/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Kapolsek Notog AKP Eko Sutanto mengatakan beruntung, kebakaran trafo tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

"Kami dan petugas lain memastikan kondisi di sekitar lokasi telah dapat dinormalisasi. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak PLN, termasuk pemeriksaan dan penyelesaian terhadap jaringan listrik yang terdampak,"katanya.

Hingga penanganan awal selesai, situasi di sekitar Terminal Bus Trans Banyumas Notog kembali aman dan kondusif.

Curated For You

Editorial Team

Related Article