Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Transformasi Gobel Group Untuk Kebermanfaatan Sejuta Umat
Pimpinan dan perwakilan Gobel Group serta GDN berfoto saat sesi seremonial pengenalan AC merek BreezeMU. (IDN Times/Dok Humas Gobel Group)

Pohon pisang tidak sekedar melambangkan keberkahan. Tanaman endemik Asia Tenggara ini juga memiliki sejuta manfaat dan sarat makna.

Keberkahan dari pohon pisang menjadi inspirasi bagi PT Gobel Group sebagai perusahaan elektronik termasyur di Indonesia untuk merumuskan filosofi sekaligus membentuk ritme kerja bagi para karyawan.

Dengan berpijak pada filosofi pohon pisang, Gobel Group senantiasa terus berusaha memperluas pangsa pasar guna menjangkau segala segmen masyarakat.

Melalui derap langkah kolaborasi antara PT Gobel Dharma Nusantara (GDN), PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) dan Muhammadiyah, Gobel Group menunjukan misinya dalam memperluas pelayanan bagi umat manusia.

Bagi Gobel Group, kerja sama ini tidak sekadar menghadirkan sebuah produk, tetapi juga membangun ekosistem yang mampu mendukung peningkatan kualitas layananpendidikan, kesehatan, dan sosial di Indonesia.

Direktur PT Gobel Dharma Nusantara, Mochamad Andrew De Bratakusumah mengatakan, dengan merangkul Muhammadiyah, pihaknya saat ini mengerjakan pengembangan produk mesin pendingin ruangan bernama AC BreezeMU powered by Cawang.

"Ini merupakan salah satu contoh bagaimana dunia industri dan organisasi kemasyarakatan dapat bersinergi untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Andrew kepada IDN Times, Kamis (9/7/2026).

Andrew mengemukakan, dengan melibatkan Muhammadiyah, pihaknya mewujudkan semangat untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Kontribusi ini dilakukan dengan penguatan kapasitas nasional dan peningkatan kualitas layanan publik. 

Muhammadiyah selama ini tercatat memiliki peran sangat vital dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai ormas Islam terkemuka, Muhammadiyah memiliki jaringan lebih dari 11.700 cabang, 174 perguruan tinggi, sekitar 10.000 sekolah, serta lebih dari 450 rumah sakit dan klinik yang tersebar di berbagai daerah. 

Jangkauan yang luas menjadikan Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan sosial terbesar di Indonesia yang setiap hari melayani jutaan masyarakat melalui berbagai institusi pendidikan, kesehatan, dan sosial.

"Saat ini kerja sama telah memasuki tahap implementasi secara bertahap. Mulai dari kesiapan produksi, distribusi, hingga penguatan layanan purnajual," tutur Andrew.

Memperkuat sinergitas dengan amal usaha Muhammadiyah

Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah menerima pengadaan AC BreezeMU dari Gobel Group. (IDN Times/Dok Humas Gobel Group)

Pada tahap awal, fokus implementasi diarahkan untuk memenuhi kebutuhan di lingkungan Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Ketua PW Muhammadiyah Jateng, Dr Tafsir menyambut baik adanya kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan Gobel Group terkait pengadaan AC untuk kebutuhan sejumlah lokasi AUM. 

Menurutnya untuk pengadaan AC lebih menyasar gedung-gedung baru milik AUM yang memang membutuhkan fasilitas layanan penunjang yang memadai. 

"Bagi setiap pimpinan AUM, dalam bekerjasama dengan pihak swasta kuncinya kompetitif dan tidak kompetitif. Selama kompetitif ya pimpinan AUM akan mau saja. Rumah sakit pasti membutuhkan AC, namun untuk sekolah yang kami kelola kemungkinan hanya level sekolah premium," kata Tafsir saat berbincang dengan IDN Times, Kamis (16/7/2026). 

Mengenai kebutuhan AC di lingkungan rumah sakit PKU Muhammadiyah wilayah Jawa Tengah, katanya tergolong sangat besar. Tercatat ada 57 rumah sakit PKU Muhammadiyah yang kini beroperasi. 

Rumah sakit PKU terbagi empat tipe. Masing-masing tipe A, tipe B, tipe C dan tipe D. Rumah sakit PKU tipe B terletak di Solo dan Gombong Kebumen. Sedangkan rumah sakit PKU tipe C dan tipe D rata-rata tersebar di sejumlah kabupaten/kota.

"Kalau kebutuhan AC di semua rumah sakit PKU cukup besar. Apalagi setiap rumah sakit selalu dilakukan pengembangan untuk menyesuaikan regulasi pemerintah. Termasuk menambah ruangan, tambah tempat tidur. Tahun ini juga ada pembangunan rumah sakit baru milik Aisiyah di Jepara. Lainnya tahap pengembangan layanan seperti di Kaliwungu, juga rumah sakit Roemani Semarang sedang membangun tower 13 lantai," urainya. 

Mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

Ruang pamer produk AC PT GDN dengan merek BreezeMU. (IDN Times/Dok Humas Gobel Group)

Namun lebih dari itu, kolaborasi Gobel Group dengan Muhammadiyah pada masa mendatang diharapkan menjadi contoh bagaimana sinergi antara organisasi masyarakat dan industri nasional mampu menciptakan dampak lebih luas. Termasuk peningkatan kualitas layanan publik, penguatan kapasitas industri dalam negeri, hingga mendorong tumbuhnya ekonomi yang berkelanjutan penguatan industri nasional maupun peningkatan kualitas layanan publik di Indonesia.

Dalam kolaborasi ini, PT Panasonic Manufacturing Indonesia berperan sebagai pilar manufaktur yang memastikan seluruh produk diproduksi dengan standar kualitas global yang sama dengan produk-produk Panasonic. 

Sementara itu, PT Gobel Dharma Nusantara (GDN) memastikan kesiapan layanan melalui jaringan purna jual yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga pelanggan memperoleh dukungan instalasi, perawatan, dan layanan teknis yang andal. 

"Kombinasi antara kemampuan manufaktur, layanan, dan jaringan kemitraan inilah yang menjadi kekuatan utama BreezeMU powered by Cawang," tambah Andrew. 

Transformasi ramah lingkungan untuk melayani generasi muda

Pimpinan GDN bersama perwakilan UHAMKA menjelaskan makna di balik kerjasama pengadaan AC. (IDN Times/Dok Humas Gobel Group)

Sebagai bagian dari Gobel Group, GDN berupaya berkembang dari penyedia layanan purnajual menjadi perusahaan yang menghadirkan solusi lebih terintegrasi bagi pelanggan.

Transformasi ini sejalan dengan perjalanan Gobel Group yang selama hampir tujuh dekade terus beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. 

Di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital, perusahaan tidak hanya berfokus pada kualitas produk. Akan tetapi juga pada pengalaman pelanggan, kecepatan layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan dan bernilai tambah.

Pendekatan ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya peran generasi Milenial dan Gen Z yang tumbuh bersama teknologi, memiliki ekspektasi tinggi terhadap kualitas layanan, serta semakin peduli terhadap efisiensi dan keberlanjutan. 

Karena itu, Gobel Group terus memperkuat inovasi, mengembangkan layanan berbasis digital, serta membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kebutuhan dan gaya hidup generasi masa kini agar tetap relevan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

"Kami juga melihat bahwa perkembangan teknologi ramah lingkungan, termasuk elektrifikasi, akan menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia," urainya. 

Sebagai kelompok usaha yang memiliki portofolio bisnis beragam, Gobel Group tentunya senantiasa mengikuti perkembangan industri dan membuka peluang kolaborasi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat akan teknologi yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, seluruh inisiatif yang dijalankan Gobel Group, termasuk kolaborasi BreezeMU powered by Cawang, merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus berkontribusi bagi Indonesia. 

Membangun kapasitas pengembangan industri nasional

Gedung PT. Panasonic Gobel Indonesia. (Dok/Istimewa).

Sejak didirikan pada tahun 1956, Gobel Group tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga berupaya membangun kapasitas bangsa melalui pengembangan industri nasional, penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Perjalanan hampir tujuh dekade ini berakar pada keyakinan bahwa industri memiliki peran yang lebih besar dari sekadar aktivitas ekonomi. 

Berlandaskan filosofi pohon pisang bahwa setiap bagian harus memberi manfaat, Gobel Group tumbuh dengan semangat mengabdi untuk negeri, menjadikan setiap langkah bisnis sebagai bagian dari upaya memperkuat bangsa. 

Semangat tersebut diwariskan oleh Bapak Thayeb Mohammad Gobel, pelopor industri elektronik nasional, yang sejak awal memandang industri sebagai sarana untuk membangun kemandirian, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Seiring perkembangan zaman, komitmen tersebut terus diwujudkan melalui penguatan sinergi lintas bisnis, kemitraan strategis, pengembangan talenta, serta transformasi yang memungkinkan Gobel Group terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika industri global. 

"Karena itu, setiap kolaborasi yang dibangun tidak hanya diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan bisnis, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem industri nasional dan membuka manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Andrew. 

Melalui berbagai inisiatif, Gobel Group berupaya menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi Indonesia, mulai dari mendorong transfer teknologi, memperkuat kapasitas industri dalam negeri menciptakan lapangan kerja, mengembangkan talenta Indonesia, hingga membangun kemitraan yang memberdayakan komunitas dan pelaku usaha lokal. 

Bagi Gobel Group, pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan daya saing nasional dan terciptanya manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article