Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Trik Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Pakai Nasi Sisa dan Tapioka, Bikin Bening Lagi

Kota Semarang
Trik Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Pakai Nasi Sisa dan Tapioka, Bikin Bening Lagi
ilustrasi minyak goreng (vecteezy.com/Bagus Wahyu)
  • Minyak jelantah yang baru dipakai 1–2 kali untuk menggoreng makanan ringan dapat dijernihkan alami dengan nasi sisa atau tepung tapioka.
  • Kepalan nasi menyerap remah dan jelaga saat digulingkan dalam minyak panas, sedangkan larutan tapioka menggumpal untuk mengikat endapan halus.
  • Setelah dibersihkan, minyak perlu disaring dengan tisu dapur atau kain microfiber; penggunaannya dibatasi maksimal 2–3 kali dan dibuang bila tengik, hitam, atau berbusa berlebih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Minyak goreng bekas pakai atau jelantah kerap kali menyisakan kotoran hitam, kerak sisa gorengan, hingga warna yang kusam. Kebanyakan orang biasanya akan langsung membuang minyak bekas tersebut karena dianggap sudah tak layak pakai dan bikin tampilan masakan kurang menarik.

Padahal, jika minyak baru dipakai 1–2 kali untuk menggoreng bahan makanan ringan (seperti tahu, tempe, atau kerupuk), kamu sebenarnya masih bisa menjernihkannya kembali secara alami tanpa bahan kimia!

Cukup memanfaatkan nasi sisa semalam atau tepung tapioka, minyak bekas bisa kembali bening dan bebas dari remah-remah kotoran. Simak 4 trik dan langkah mudahnya di bawah ini!

  1. 1. Trik 1: Menjernihkan Minyak Menggunakan Nasi Sisa

    Ilustrasi Nasi Sisa (pixabay.com/juemi)
    Ilustrasi Nasi Sisa (pixabay.com/juemi)

    Nasi putih sisa kemarin memiliki tekstur lengket alami yang efektif menyerap jelagah dan remah kotoran mikro di dalam minyak.

    Cara Kerja: Kepal satu genggam nasi sisa hingga agak padat agar tidak buyar saat dimasukkan ke dalam wajan.

    Langkah:

    Panaskan minyak bekas di atas wajan dengan api kecil.

    Masukkan kepalan nasi sisa ke dalam minyak panas.

    Putar-putar dan gulingkan kepalan nasi ke seluruh area wajan menggunakan penjepit atau sutil.

    Kotoran dan remah hitam akan otomatis menempel pada permukaan nasi.

    Setelah nasi berubah warna menjadi kecokelatan dan menyerap kotoran, angkat dan buang nasinya.

  2. 2. Trik 2: Menjernihkan Minyak Menggunakan Larutan Tepung Tapioka (Kanjis)

    ilustrasi tepung tapioka
    ilustrasi tepung tapioka (unsplash.com/Andrew Valdivia)

    Trik tepung tapioka sangat cocok untuk minyak bekas yang memiliki banyak endapan kotoran halus.

    Cara Kerja: Pati pada tepung tapioka akan mengikat kotoran saat terkena suhu panas dan berubah tekstur menjadi kenyal.

    Langkah:

    Larutkan 1–2 sendok makan tepung tapioka dengan sedikit air dingin (jangan terlalu encer).

    Panaskan minyak bekas dengan api sedang cenderung kecil.

    Tuangkan larutan tapioka ke dalam minyak panas.

    Begitu adonan tapioka masuk, ia akan menggumpal. Kumpulkan dan aduk gumpalan tapioka tersebut mengelilingi wajan untuk menarik semua remah kotoran.

    Angkat gumpalan tapioka yang sudah menghitam, lalu matikan api.

  3. 3. Saring Minyak Menggunakan Tisu Dapur atau Kain Microfiber

    ilustrasi tisu dapur (pixabay.com/Hans)
    ilustrasi tisu dapur (pixabay.com/Hans)

    Setelah melakukan trik pengikatan kotoran dengan nasi atau tapioka, lakukan tahap penyaringan akhir.

    Biarkan minyak hingga kondisinya hangat/dingin di suhu ruang.

    Siapkan wadah penampung, letakkan saringan kawat yang dialasi tisu dapur tebal atau kain microfiber bersih di atasnya.

    Tuangkan minyak secara perlahan. Tisu akan menyaring sisa-sisa partikel terkecil sehingga minyak yang turun ke wadah menjadi jauh lebih bening.

  4. 4. Hal Penting: Batas Aman Penggunaan Minyak Goreng Bekas

    ilustrasi gorengan dengan minyak jelantah (pixabay.com/ivabalk)
    ilustrasi gorengan dengan minyak jelantah (pixabay.com/ivabalk)

    Meskipun minyak goreng sudah kembali bening dan terlihat bersih seperti baru, ada batasan kesehatan yang wajib dipahami:

    Maksimal Pakai: Batasi penggunaan minyak goreng maksimal 2 hingga 3 kali pakai saja.

    Ciri Harus Dibuang: Jika minyak sudah berbau tengik tajam, berubah warna menjadi hitam pekat, atau mengeluarkan busa berlebih saat dipanaskan, segera buang minyak tersebut karena kandungan asam lemak jenuh dan radikal bebasnya sudah tinggi.

    Dengan memanfaatkan nasi sisa atau tepung tapioka di dapur, kamu bisa lebih hemat penggunaan minyak goreng tanpa harus mengorbankan kebersihan masakanmu. Selamat mencoba!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More