Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Universitas Diponegoro (Undip) meraih 11 medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. (dok. Undip)
  • Undip meraih 11 medali—1 emas, 5 perak, dan 5 perunggu—serta 3 penghargaan Tim Favorit di PIMNAS ke-39 2026, menempatkannya pada peringkat kesembilan nasional.

  • Medali Undip berasal dari kategori presentasi dan poster, mencakup inovasi wearable ECG, material baterai dari limbah styrofoam, tisu ramah lingkungan, hingga nanosensor mikroplastik berbasis sekam padi.

  • Tiga tim memperoleh predikat favorit lewat gagasan transformasi IKN, perlindungan masyarakat adat Samin, dan riset anode baterai; Undip akan melanjutkan pendampingan riset mahasiswa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tahun 2026

Undip meraih 11 medali dan menempati peringkat kesembilan nasional pada PIMNAS ke-39.

2–7 November 2026

PIMNAS ke-39 digelar di Undip dengan diikuti 100 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Universitas Diponegoro meraih 11 medali dan tiga penghargaan Tim Favorit pada PIMNAS ke-39 tahun 2026, serta menempati peringkat kesembilan nasional.
  • Who?
    Delegasi mahasiswa Universitas Diponegoro meraih penghargaan; Rektor Undip Prof. Suharnomo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa, dosen pembimbing, panitia, dan pendukung kegiatan.
  • Where?
    Penganugerahan medali berlangsung di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang. Undip menjadi tuan rumah kompetisi nasional tersebut.
  • When?
    PIMNAS ke-39 digelar pada 2–7 November 2026. Pengumuman pemenang dan penganugerahan medali berlangsung saat upacara penutupan pada Jumat, 6 November 2026.
  • Why?
    Medali diberikan atas capaian karya mahasiswa Undip dalam kategori presentasi dan poster, mencakup inovasi kesehatan, lingkungan, material, energi, serta pengolahan sampah.
  • How?
    Undip memperoleh satu emas, lima perak, dan lima perunggu dari kategori presentasi serta poster. Tiga tim juga terpilih sebagai Tim Favorit dalam kompetisi yang diikuti 100 perguruan tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Undip di Semarang menang 11 medali di lomba PIMNAS 2026. Mereka dapat 1 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Undip juga dapat 3 hadiah tim favorit. Mahasiswa membuat banyak karya, seperti alat cek jantung dan alat melihat plastik kecil. Sekarang Undip ada di urutan kesembilan di Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Raihan Undip di PIMNAS 2026 mencerminkan ekosistem mahasiswa yang mampu menerjemahkan riset ke beragam inovasi, dari kesehatan dan lingkungan hingga energi serta isu sosial. Sebelas medali dan tiga penghargaan favorit, yang diraih di tengah kompetisi 100 perguruan tinggi, juga menunjukkan nilai pembinaan, pendampingan dosen, dan semangat kompetitif para mahasiswa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times  – Universitas Diponegoro (Undip) meraih 11 medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, perguruan tinggi negeri di Kota Semarang itu mengakhiri kompetisi dengan menempati peringkat kesembilan nasional.

1. Undip raih 1 medali emas, 5 medali perak, 5 medali perunggu

Universitas Diponegoro (Undip) meraih 11 medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. (dok. Undip)

Sebanyak 11 medali yang diraih terdiri atas satu emas, lima perak, dan lima perunggu dari kategori presentasi dan poster. Undip juga membawa pulang tiga penghargaan Tim Favorit.

Pengumuman pemenang sekaligus penganugerahan medali berlangsung dalam upacara penutupan PIMNAS ke-39 di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, Jumat (6/11/2026). Kompetisi yang digelar pada 2–7 November 2026 tersebut diikuti 100 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Rektor Undip, Prof. Suharnomo, mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang telah berkompetisi dalam ajang tersebut. Ia menyebut capaian tersebut sebagai kebanggaan bagi kampus.

“Selamat dan sukses untuk seluruh delegasi Undip. Raihan 1 medali emas, 5 medali perak, 5 medali perunggu, serta 3 penghargaan Tim Favorit merupakan pencapaian yang luar biasa dan membanggakan bagi Undip. Terima kasih atas kerja keras, semangat juang, dan keberanian kalian untuk berkompetisi di tingkat nasional. Kalian semua telah memberikan yang terbaik dan menjadi kebanggaan Undip,” ujarnya.

2. Inovasi mahasiswa Undip raih medali

Universitas Diponegoro (Undip) meraih 11 medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. (dok. Undip)

Pada kategori presentasi, Undip meraih dua medali perak dan tiga medali perunggu. Salah satu medali perak diraih tim yang diketuai Muhammad Fikri dari kelas PKM KC-3 melalui karya prototipe wearable ECG berbasis Edge AI untuk mendeteksi dini gangguan aritmia.

Medali perak lainnya diraih tim yang diketuai Irgi Maulana Hakim dari kelas PKM RE-2. Tim tersebut mengembangkan integrasi Graphene Quantum Dots dari limbah styrofoam dengan Carbon Nanotube untuk meningkatkan konduktivitas dan difusi ion litium pada katode LiMnFePO.

Sementara itu, tiga medali perunggu diraih tim Zahra Najla Raniah melalui inovasi tisu ramah lingkungan berbahan eceng gondok dan pelepah pisang, tim Bintang Adhiyaksa Dani Saputro melalui sistem inaktivasi jamur pada bawang merah menggunakan Plasma Activated Water, serta tim Naurah Safa Labibah melalui gagasan pengolahan sampah terintegrasi berbasis ekonomi sirkular.

Pada kategori poster, Undip memperoleh satu medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Medali emas diraih tim yang diketuai Rizky Rahmad Danu Saputra dari kelas PKM RE-2 melalui pengembangan nanosensor mikroplastik PET berbasis titik kuantum karbon dari sekam padi.

Tiga medali perak diraih tim Tri Wahyu Utami melalui pengembangan sistem analisis perkembangan anak berkebutuhan khusus untuk mendukung terapi okupasi, tim Muhammad Fikri melalui prototipe wearable ECG berbasis Edge AI, serta tim Farsya Mutiara Kansha melalui inovasi granul berbasis Low Methoxyl Pectin dan B-Cyclodextrin untuk imobilisasi linalool.

Adapun, dua medali perunggu diraih tim Sarah Uzmaya melalui inovasi obat kumur herbal berbahan kulit pisang dan minyak cengkeh serta tim Argitta Nova Triana melalui penelitian senyawa metabolit daun Bruguiera gymnorrhiza terhadap sel kanker kolorektal.

3. Tiga tim Undip raih penghargaan favorit

Universitas Diponegoro (Undip) meraih 11 medali dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. (dok. Undip)

Selain medali, tiga tim mahasiswa Undip memperoleh penghargaan Tim Favorit.

Penghargaan pertama diraih tim Ja’far Omar Sidiq dari kelas PKM GFT melalui gagasan pemanfaatan Vehicle-to-Everything dan Smart Microeconomy Hub untuk mengoptimalkan mobilitas, ekonomi, dan transformasi IKN 2045.

Tim Rivalino Marcha F.M. dari kelas PKM RSH-3 juga memperoleh penghargaan tersebut melalui karya tentang perlindungan hak masyarakat adat Samin dari kriminalisasi lingkungan. Sementara itu, tim Okhan Dimas Pramudya dari kelas PKM RE-3 meraih penghargaan Tim Favorit melalui penelitian nanokomposit SnO₂ dan reduced graphene oxide dari limbah styrofoam sebagai anode baterai ion litium.

Suharnomo turut menyampaikan apresiasi kepada Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Heru Susanto, serta para dosen pembimbing, panitia, dan pihak terkait yang mendukung pembinaan mahasiswa dan penyelenggaraan PIMNAS ke-39.

Undip menyatakan akan terus memperkuat pembinaan riset dan inovasi mahasiswa melalui pendampingan berkelanjutan. Capaian dalam PIMNAS ke-39 diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article