Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral! Warga Solo Pasang Spanduk Gibran Jadi Presiden Indonesia Ke-9

Viral! Warga Solo Pasang Spanduk Gibran Jadi Presiden Indonesia Ke-9
Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Share Article

Surakarta, IDN Times - Sebuah spanduk yang terpasang di Jalan Veteran nomor 31, Tipes, Serangan, Solo mendadak viral, lantaran memasang gambar seluruh Presiden Republik Indonesia. Tak hanya gambar semua presiden, spanduk tersebut juga memajang foto Gibran Rakabuming Raka.

1. Ada foto Gibran di deretan presiden Indonesia

Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Semua wajah Presiden Indonesia terpampang di spanduk berwarna merah tersebut. Mulai Presiden Sukarno, Suharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid (Gus Dur). Lalu Megawati Sukarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi).

Namun, setelah gambar Presiden Joko "Jokowi" Widodo, terdapat kotak warna putih yang diberi tanda tanya hitam.

Setelah kotak tanda tanya tersebut, terpampang gambar Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang mengenakan kemeja putih.

Dari pantauan IDN Times, spanduk sepanjang 7,5 meter itu dipasang depan rumah warga yang digunakan sebagai showroom motor.

2. Dipasang baru-baru aja.

Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Sang pemilik rumah, Andi Setiawan mengatakan, jika spanduk tersebut baru saja dipasangnya pada Sabtu (28/5/2022). Pemasangan spanduk merupakan inisiatif sendiri, tidak ada bantuan dari kelompok mana pun.

Ditanya soal gambar Gibran di spanduk tersebut, Andi mengaku jika dirinya mengagumi sosok Gibran. Menurutnya, Gibran adalah sosok pemimpin muda yang terus bekerja dan tidak banyak bicara.

"Kinerja Mas Gibran sudah jelas, pro orang kecil dan tanggap, misalnya ada keluhan apa, langsung ditanggapi. Ini adalah pemimpin masa depan saya kira. Entah itu kapan saya kira ada gambaran jika Mas Gibran itu The Next Leader," jelasnya, Selasa (31/5/2022).

3. Dukungan kepada Gibran untuk jadi presiden

Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Spanduk viral yang dukungan Gibran Rakabuming jadi Presiden ke 9 di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Andi mengaku tidak risau terhadap pemasangan spanduk bergambar Gibran tersebut meski Pilpres 2024 masih dua tahun lagi dilaksanakan.

"Sekarang harus dipanasi, biar nanti bisa mendapatkan pemimpin yang benar-benar bagus dan benar-benar untuk Indonesia. Jangan instan, biar lebih selektif mana yang layak ke RI 1," sambungnya.

Andi pun menjelaskan makna tanda tanya setelah Presiden Jokowi pada spanduk yang dipasang tersebut.

4. Masyarakat harus mendukung siapa pun yang jadi presiden

Ilustrasi pemilu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ilustrasi pemilu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Andi mengatakan, untuk tanda tanya tersebut arahnya ke Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti. Setelah Pilpres 2024, selanjutnya, katanya, presiden Indonesia adalah Gibran Rakabuming Raka.

Bisa juga tanda tanya tersebut, imbuh Andi, antara Presiden RI pertama sampai presiden Indonesia ketujuh itu tanda tanya dalam kinerjanya.

"Bisa juga yang tanda tanya itu setelah 2024 adalah mister X presidennya, kemudian wakilnya Mas Gibran. Saya juga ingin menunjukkan pemasangan tujuh Presiden RI ini dan Mas Gibran sebagai Wali Kota Solo. Ini buat pembelajaran juga, karena selama ini kayak presiden yang dahulu-dahulu kemudian sekarang yang memimpin kadang dijelek-jelekkan kinerjanya," ungkap dia.

5. Biaya pembuatan spanduk Rp2 juta

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. (IDN Times/Larasati Rey)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. (IDN Times/Larasati Rey)

Ke depannya, ia berharap pada 2024 nanti, siapa pun presidennya semua masyarakat harus mendukung tidak terpecah belah. Ia berkaca pada Pilpres 2019 lalu, yang memunculkan dua kubu.

"Jadi ke depannya siapa pun presidennya, kita sebagai masyarakat yang cinta NKRI harus mendukung bersama," imbuhnya.

Untuk diketahui, pemasangan spanduk tersebut menghabiskan biaya mencapai Rp2 juta. Spanduk akan dipasang terus sampai kusam dan nanti akan diganti yang baru lagi.

"Itu dipasang terus sampai pudar. Nanti ada lagi, jadi ini bukan yang pertama," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
Larasati Rey
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More

Rahasia Cuci Piring Berminyak Sisa Gulai, Kesat Sekali Bilas

10 Jun 2026, 08:30 WIBNews