Wali Kota Solo Kaji WFH, Pilih Fokus Hemat Energi ASN

- Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan Pemkot masih mengkaji penerapan WFH bagi ASN agar keputusan yang diambil tetap menjaga efisiensi dan kualitas pelayanan publik.
- Sebagai langkah hemat energi, Pemkot Solo mendorong ASN menggunakan transportasi publik atau sepeda setiap Jumat untuk mengurangi pemakaian kendaraan dinas.
- Respati menyebut Pemkot Solo telah melakukan penghematan anggaran secara maksimal dan mengajak sektor swasta ikut menerapkan langkah efisiensi serupa.
Surakarta, IDN Times – Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta belum akan terburu-buru menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) meski wacana tersebut datang dari pemerintah pusat. Pemkot Solo memilih fokus pada efisiensi energi tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
1. Pemkot Solo Masih Kaji Kebijakan WFH.

Respati menegaskan pihaknya masih mengkaji secara matang penerapan WFH di lingkungan Pemkot Solo. Ia memastikan setiap kebijakan akan diambil dengan pertimbangan yang bijak.
“Kami masih kaji dan kami tidak akan terburu-buru masalah WFH ini. Yang jelas kami di Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen untuk jajaran ASN, kepegawaian, kepemerintahan untuk sebijak-bijaknya,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, kebijakan yang diambil harus tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi dan pelayanan kepada masyarakat.
2. Dorong ASN Gunakan Transportasi Publik dan Sepeda.

Sebagai langkah konkret penghematan energi, Pemkot Solo mendorong ASN untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas, khususnya setiap hari Jumat.
“Setiap Jumat mari kita gunakan transportasi publik, sepeda atau apa pun dengan mengurangi penggunaan kendaraan dinas. Tujuannya kan penghematan energi,” jelas Respati.
Ia juga menyebut imbauan tersebut akan mulai diterapkan dalam waktu dekat.
“Mulai Jumat besok saya sarankan, kita ajak, kita himbau untuk menggunakan,” tambahnya.
3. Klaim Efisiensi Anggaran, Ajak Sektor Swasta Ikut Berpartisipasi.

Selain efisiensi energi, Respati mengklaim Pemkot Solo telah melakukan penghematan anggaran secara maksimal. Bahkan, ia menyebut Solo sebagai salah satu daerah yang paling hemat.
“Kami sudah bijak dan silakan dibuka posko anggaran kami, kami sudah sangat-sangat berhemat. Solo ini juara berhemat,” tegasnya.
Ia juga mengajak sektor swasta untuk ikut menerapkan langkah serupa, terutama jika memungkinkan di masing-masing sektor.
“Dan kami juga mengajak swasta juga jika sektornya bisa silakan, kami tidak memaksa,” pungkasnya.


















