Wisatawan di Karimunjawa Diminta Waspadai Angin Baratan saat Liburan Nataru

Semarang, IDN Times - Pengelola Taman Nasional Karimunjawa mengingatkan kepada para wisatawan yang meningkat liburan panjang akhir tahun 2023 agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, momen libur panjang akhir tahun nanti diperkirakan bersamaan dengan datangnya angin baratan.
1. Diminta patuhi aturan yang berlaku

Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Widiyastuti mengungkapkan munculnya angin baratan saat akhir tahun nanti berpotensi memicu peningkatan gelombang Laut Karimunjawa.
Di samping itu, angin baratan juga bisa menyebabkan kecepatan angin menjadi bertambah kencang.
"Maka dari itu, bagi masyarakat atau pelancong yang akan liburan ke Karimunjawa saat Nataru (Natal dan tahun baru) sebaiknya mematuhi anjuran dan aturan yang berlaku di spot wisata air. Karena ini juga demi keselamatan mereka juga sebenarnya," kata Widiyastuti, Selasa (12/12/2023).
2. Wisawatan diminta jaga konservasi laut

Ia menyampaikan setiap muncul pengumuman peringatan dini perubahan cuaca perlu dipatuhi para wisatawan. Termasuk segala jenis imbauan yang berlaku selama musim libur panjang di Karimunjawa.
Aturan yang harus dijaga, katanya ialah jangan sampai wisatawan membuang sampah sembarangan ke dalam laut maupun tepi pantai.
"Kami imbau ketika ada pengumuman dan imbauan meminta tolong dipatuhi demi keselamatan pengunjung. Bukan larangan menjadi nggak boleh, seyogyanya pengunjung di Karimunjawa menjaga keutuhan kawasan konservasi. Termasuk membuang sampah hingga perilaku pada saat mereka berada di perairan. Jadi tidak merusak terumbu karang," urainya.
3. Balai Taman Nasional Karimunjawa belum keluarkan aturan

Sejauh ini, pihak Balai Taman Nasional Karimunjawa belum mengeluarkan edaran mengenai skema aturan selama liburan panjang akhir tahun. Aturan larangan maupun sejenisnya akan diberlakukan secara tentatif dengan melihat perubahan cuaca perairan Karimunjawa.



















